Suara.com - Polsek Metro Setiabudi meringkus dua orang berinisial K (28) dan N alias Penyok (33) pelaku pencurian satu unit mobil box merek Suzuki. Pencurian ini terjadi di lantai LG gedung Menara Dea Tower, Kawasan Mega Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Jumat lalu (25/8/2015).
Kapolsek Setia Budi, Kompol Tri Yulianto mengatakan, jika pelaku berinisial K pernah bekerja di perusahan pemilik mobil yakni Toko Harapan Agung yang bergerak di bidang penjualan alat tulis kantor.
"Namun baru dua bulan bekerja, dia sudah resign (mengundurkan diri)," kata Tri di di Polsek Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (29/9/2015).
Dikatakan Tri, dengan pengalamannya bekerja di perusahaan itu, akhirnya K berniat untuk melakukan pencurian karena sudah mengenal lokasi dan situasinya. Lantas K mengajak N temannya untuk mencuri mobil yang sedang diparkir di gedung tersebut. Kedua pelaku mencuri mobil tersebut dengan menggunakan kunci duplikat.
"Buntuti calon korban, sopir dan karnet turun, pakai kunci duplikat digunakan. Dia menemukan tiket parkir di mobil sehingga bisa melancarkan aksi," kata Tri.
Namun polisi bisa menangkap kedua pelaku sebelum menjual mobil curian itu ke penadah. Keduanya ditangkap di daerah Duren Sawit, Jakarta Timur.
"Keduanya langsung kami tangkap 5 jam setelah adanya laporan kehilangan. Saat itu mereka berdua tengah beristirahat di daerah Duren Sawit," kata Tri.
Polisi masih mendalami apakah ada tersangka lain dalam kasus pencurian ini. Motif sementara dari pencurian mobil ini dilatarbelakangi ekonomi.
"Masih kami selidiki apakah mereka ini memang sindikat atau bukan. Sedang kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut," katanya.
Adapun barang bukti yang diamankan dari kasus pencurian ini diantaranya yakni satu unit mobil Box merek Suzuki, satu buah kunci duplikat, satu lembar STNK, dan kunci kontak mobil asli.
"Keduanya kami jerat dengan pasal 363 dengan pasal pencurian dengan ancaman kurungan 7 tahun penjara," kata Tri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel
-
SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran
-
Setelah 21 Tahun, Akankah Transjakarta Akhiri Era Tiket Murah Rp 3.500?
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun