Menteri PAN dan RB Yuddy Chrisnandi [suara.com/Oke Atmaja]
Untuk menjaga netralitas aparatur sipil negara dalam pilkada serentak Desember 2015, Badan Pengawas Pemilihan Umum, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Komisi Aparatur Sipil Negara, dan Badan Kepegawaian Negara, menandatangani nota kesepahaman atau MoU, Jumat (2/9/2015).
Penandatanganan MoU dilakukan langsung Ketua Bawaslu Muhammad, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri PAN-RB Yuddy Chrisnandi, Ketua KASN Sofian Effendi, dan Kepala BKN Bima Haria Wibisana di kantor Kementerian PAN-RB.
"Nota kesepahaman diimplementasikan dengan membentuk forum koordinasi, sinkronisasi untuk pengawasan netralitas. Forum ini akan melakukan pengawasan dan tindak lanjut yang dikoordinasikan‎ Bawaslu," kata Yuddy.
Yuddy menambahkan pemerintah akan menjatuhkan sanksi tegas terhadap aparatur negara yang terlibat kepentingan politik praktis.
"MoU ini berlaku selama lima tahun, dengan begitu diharapkan aparatur sipil negara dapat melaksanakan tugasnya dengan baik tanpa terlibat kegiatan politik dalam pilkada," katanya.
Penandatanganan MoU dilakukan langsung Ketua Bawaslu Muhammad, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri PAN-RB Yuddy Chrisnandi, Ketua KASN Sofian Effendi, dan Kepala BKN Bima Haria Wibisana di kantor Kementerian PAN-RB.
"Nota kesepahaman diimplementasikan dengan membentuk forum koordinasi, sinkronisasi untuk pengawasan netralitas. Forum ini akan melakukan pengawasan dan tindak lanjut yang dikoordinasikan‎ Bawaslu," kata Yuddy.
Yuddy menambahkan pemerintah akan menjatuhkan sanksi tegas terhadap aparatur negara yang terlibat kepentingan politik praktis.
"MoU ini berlaku selama lima tahun, dengan begitu diharapkan aparatur sipil negara dapat melaksanakan tugasnya dengan baik tanpa terlibat kegiatan politik dalam pilkada," katanya.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang
-
Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka
-
Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai
-
Pramono Anung Resmi Terapkan WFA ASN Usai Lebaran, Presensi Daring Wajib Tanpa Bolos
-
Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem
-
Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim
-
Donald Trump Bohong, Iran: Yang Mulai Perang kan Amerika Serikat
-
Gencatan Senjata Perang AS-Iran, Donald Trump Mendadak Tunda Serangan 5 Hari
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil