Suara.com - General Manager Business Development and Commercial PT. Aviastar Mandiri Petrus Budi Prasetyo mengungkapkan kontak terakhir dengan pesawat perintis Aviastar pada jam 14.36 WITA.
"Pesawat saat itu berada di ketinggian delapan ribu kaki menuju ke Makassar," kata Petrus Budi Prasetyo dalam konferensi pers di kantor PT. Aviastar Mandiri, Puri Sentra Niaga B1, Jalan Kalimalang, Jakarta Timur, Jumat (2/10/2015) petang.
Petrus menambahkan pada jam 15.15 WITA, seharusnya pesawat kontak dengan Air Traffic Control Bandara Sultan Hasanuddin, tetapi hal tersebut tidak terjadi.
Sampai akhirnya ATC Ujungpandang terus menerus mengontak pesawat tersebut dari jam 15.15 WITA sampai jam 15.39 WITA, tetapi tak pernah terhubung.
"Setiap lima menit kontak. Sampai pukul 15.39 WITA, petugas ATC memberikan sinyal alert," kata Petrus Budi Prasetyo.
Berikut ini kronologisnya sebagaimana pernyataan tertulis yang disampaikan Kapolres Luwu Utara AKBP Muhamad Endro.
Pukul 14.25 Wita, pesawat take off dari bandara A. Jemma Masamba.
Pukul 14.36 Wita, sebelas menit setelah pesawat take off pesawat hilang kontak dari menara pemantau Bandara A. Jemma Masamba.
"Waktu tempuh penerbangan yang biasanya dari Bandara A. Jemma Masamba ke Makassar selama 70 menit (1 jam 10 menit) sehingga semestinya tiba di Makassar pada pukul 15.35 Wita," kata Endro.
Pesawat berbadan kecil tersebut diterbangkan oleh Kapten Iri Afriadi, Co. Pilot Yudhistira, dan teknisi bernama Sukris
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran