Suara.com - Sejumlah mahasiswa Universitas Pancasila (UP), Jakarta Selatan, terlibat aksi tawuran di dalam kampus, sejak Rabu (9/10) malam hingga Kamis dini hari dengan melakukan aksi anarkis yang menyebabkan terbakarnya sebuah mobil.
Kabar terjadinya tawuran antar mahasiswa Universitas Pancasila itu awalnya diinformasikan Traffic Management Center Polda Metro melalui akun twitter resminya @TMCPoldaMetro sekitar pukul 21.18 WIB, Rabu malam.
"Kita belum tahu penyebabnya, tapi begitu ada laporan tawuran petugas Polsek Jagakarsa langsung terjun ke lokasi, dan tadi masih melakukan penanganan hingga pukul 23.40 WIB," ujar petugas Polsek Jagakarsa, Jakarta Selatan, Bripka Suratman ketika dihubungi di Jakarta, Kamis dini hari.
Menurut Suratman, Kapolres Jaksel Kombes Pol Wahyu Hadiningrat langsung ikut terjun ke lokasi melakukan pengamanan dan sempat berhasil meredam aksi tersebut. Namun pada pukul 1.25 WIB, Kamis dini hari, tawuran kembali terjadi, hingga pihak kepolisian akhirnya menambah satu kompi pasukan dengan total personel di lokasi kejadian sebanyak 250 orang.
"Sebelumnya ya pernah ribut-ribut tapi tidak pernah sampai seperti ini. Dari info yang diterima ada sebuah mobil dibakar," ujar dia.
Suratman mengingatkan aksi tawuran/perkelahian massal adalah kegiatan melanggar hukum Pasal 170 dan 351 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 12 Tahun.
Berdasarkan foto yang diunggah akun @TMCPoldaMetro, tampak pula beberapa kaca ruangan di Universitas Pancasila hancur dengan beberapa sepeda motor di parkiran terjatuh.
Hingga berita ini diturunkan, Kamis dini hari, situasi di Universitas Pancasila dikabarkan berangsur kondusif. Mahasiswa yang masih berkumpul di lokasi diminta untuk segera kembali ke rumah. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
SPinjam Luncurkan JELAS TANPA JEBAKAN, Anda Bisa Pilih Pinjaman Daring Bunga Rendah dan Transparan
-
Fakta-fakta Penembakan Renee Good oleh Petugas ICE dan Gelombang Protes di AS
-
Seleksi PPPK Kemenag 2026: Prediksi Jadwal, Materi dan Tahapannya
-
SPPG Klarifikasi Video Viral MBG Bungkus Plastik
-
Dermaga Halte Buaran Diseruduk Kendaraan Pribadi, TransJakarta Koridor 11 Terpaksa Alihkan Rute
-
Cuaca Senin Pagi: Jakarta Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang, Cek Daftar Wilayah Terdampak!
-
Laporan PRISM 2025 Sebut Jakarta Jadi Kota Paling Diminati Sepanjang 2025
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?