Suara.com - Anak-anak Otto Cornelis Kaligis mendirikan kantor hukum baru dengan nama Kaligis & Associates, Corporate Law Firm di komplek perkantoran Majapahit Permai, di Jalan Majapahit, Blok B, Nomor 101, Jakarta Pusat. Kantor hukum yang baru diresmikan Senin (12/10/2015) kemarin itu digagas Bernard Kaligis, David Kaligis, dan Eric Kaligis.
"Memang kantor ini sudah lama direncanakan untuk didirikan," kata Bernard kepada suara.com di komplek Majapahit Permai, Selasa (13/10/2015).
Ia menjelaskan alasannya mendirikan kantor baru yakni karena latar belakang pendidikannya di bidang hukum bisnis.
"Karena saya didik oleh Pak OC, saya juga lulusan bisnis keuangan. Yang paling tepat dilakukan ke depannya adalah membuka corporate lawfirm, itulah yang kami lakukan. Memang kantor ini sudah dipersiapkan, cuma, saya pikir inilah waktu yang tepat untuk membuka, meresmikan dan menjalankan," kata Bernard.
Ketika ditanya mengenai anak-anak Kaligis membuka kantor hukum baru karena kantor hukum O. C. Kaligis yang lama ditutup setelah Kaligis terkena kasus hukum, Bernard itu tidak betul.
"Nggak. Kantor lama masih dibuka kok, sekarang dipimpin caretaker namanya. Masih running dan memang kita fokus corporate lawfirm," katanya
Bernard menambahkan Kaligis & Associates, Corporate Law Firm dijalankan oleh generasi muda.
"Ini adalah kantor yang sepenuhnya di-running oleh generasi berikutnya tapi di bidang corporate law," kata Bernard.
Bernard mengatakan kantornya bergerak di bidang korporat. Bedanya antara korporat dan litigasi, katanya, kalau korporat lebih ke penanganan perusahaan yang ingin melakukan akusisi dan lain- lain, sedangkan litigasi bergerak ke bidang hukum perkara pidana.
"Lebih ke perusahaan, kita masih general corporate. General corporate itu kan joint venture. Merger akuisi, pembukaan atau perusahaan asing ingin membuka kantor di Indonesia. Selain itu penanaman modal asing dan partnership yang berhubungan dengan hukum yang terkait di bidang perusahaan," kata dia.
Ia menambahkan manajemen kantornya diisi oleh orang-orang baru.
Mengenai tarif layanan Kaligis & Associates, Corporate Law Firm, kata Bernard, tidak seperti lawfirm besar.
"Kita punya wadah, modal, law firm dan kami punya resources. Yang jelas cost kita lebih friendly-lah untuk perusahaan- perusahaan. Tapi kembali lagi cost kita sesuaikan tentunya. Kita hadir dengan biaya yang reasonable bisa di nego," kata Bernard.
Kendati baru diresmikan, kata Bernard, kantornya sudah memiliki klien.
"Sudah ada, kalau nggak ada klien kita nggak buka donk," tuturnya
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
KPK Ungkap Tersangka Kasus Haji Ketum Kesthuri Berada di Arab Saudi
-
Orang Kepercayaan Riza Chalid Bantah Desak Pertamina Sewa Terminal BBM PT OTM
-
Kejar Bukti Tambahan, KPK Tambah Durasi Penahanan Eks Menag Gus Yaqut 40 Hari ke Depan
-
Terbongkar! Rahasia Cairan Black Dollar WNA Liberia yang Kuras Rp1,6 Miliar: Cuma Air Detergen
-
Singgung Negara-negara Lain Mulai Krisis Energi, Zulhas: Indonesia Bersyukur Punya Presiden Prabowo
-
Zulhas di Rakernas PAN: Konflik Israel-Iran 'Biadab' dan Di Luar Batas Kemanusiaan
-
Perubahan Iklim Tekan Produksi Pangan, BRIN Dorong Adaptasi dan Mitigasi
-
SPPG Kemayoran Distribusikan Makan Bergizi Gratis, Libatkan 70% Warga Sekitar
-
Diproduksi dalam Kamar Hotel Bogor, Polisi Bongkar Praktik Pembuatan Uang Palsu
-
5 Fakta Gugurnya 3 Prajurit TNI dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon