Suara.com - Perdana Menteri Turki Ahmet Davutoglu memperingatkan dukungan AS dan Rusia atas gerilyawan Kurdi di Suriah melawan ISIS. AS dan Rusia diketahui memberikan support berupa kebijakan politik dan suplai persenjataan.
"Kami berada di posisi yang jelas. Posisi ini telah disampaikan kepada AS dan Federasi Rusia.Turki tak bisa menerima dukungan apapun terhadap kerjasama dengan organisasi teroris," kata Davutoglu dalam komentarnya di televisi.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Turki telah memanggil duta besar AS dan Rusia guna mendiskusikan pandangan politik Turki mengenai sepak terjang Partai Demokrat Kurdi yang (PYD) menetang pemerintahan Suriah. Partai ini diketahui telah melakukan pemberontakan selama kurun waktu 30 tahun.
Pasukan koalisi pimpinan AS sebelumnya telah menurunkan sokongan persenjataan bagi pejuang anti-ISIS di Suriah bagian Utara. Sementara Rusia melakukan serangan bom sebagai bentuk dukungannya kepada pemerintah Bashar Al Assad.
Gerilyawan Kurdi diketahui telah menguasai sebagian besar wilayah Utara di perbatasan Suriah setelah sebelumnya sempat terlibat baku tembak alot dengan ISIS selama berbulan-bulan. (The Guardian)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Rudal Ansar Allah Hantam Israel Demi Bela Iran, Serangan Besar Akan Terus Berlanjut ke Zionis
-
Paus Leo Kritik Donald Trump: Tuhan Tolak Doa Pemimpin Pengobar Perang
-
Update SNBP 2026: Cek Hasil Seleksi Jalur Prestasi Resmi
-
Soroti Kasus Amsal Sitepu, Praktisi Hukum Desak Perlindungan Hukum Bagi Pekerja Kreatif
-
Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan
-
Earth Hour 2026: Pertamina Hemat 9 MW Energi dan Tekan 2 Ton Emisi CO2
-
Arus Balik Lebaran 2026 Melandai, Jasa Marga: 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi