Suara.com - Polres Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, menyebar anggotanya untuk mengungkap kasus pembunuhan terhadap Sobirin (50), aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM). Korban dibunuh di rumahnya, Rabu (14/10/2015) lalu.
Menurut Kapolres Lubuklinggau AKBP Ari Wahyu Widodo melalui Kasat Reskrim AKP Arif Mansyur, pembunuhan terjadi di Perumnas Lestari Blok XI, RT 07, Kelurahan Taba Lestari, Kecamatan Lubuklinggau Timur 1 sekitar pukul 08.20 WIB,
"Kasus pembunuhan itu dilakukan menggunakan senjata api (senpi), namun belum diketahui siapa pelaku dan apa motifnya," ujarnya.
Petugas masih menyelidiki siapa pelaku dan apa motif pembunuhan itu. Hasil autopsi di Rumah Sakit Siti Aisyah, ditemukan sebutir proyektil dari dalam tubuh korban. Proyektil tersebut menembus bagian dada kiri korban tepat di bagian Tatto Harimau yang terlukis didada bagian kiri korban.
Informasi dari istri korban menyebutkan sebelum peristiwa berdarah itu terjadi, ada dua orang tamu masuk ke rumah korban sekitar pukul 07.30 WIB, menggunakan sepeda motor.
Kedua tamu tadi awalnya berbincang biasa dengan korban. Namun beberapa saat kemudian terdengar suara pertengkaran. Istri korban ke luar lewat pintu belakang dengan tujuan minta batuan warga sekitar.
Tak lama kemudian terdengar suara letusan senjata api, dia bergegas kembali pulang ke rumah namun dua tamu suaminya sudah meninggalkan rumah.
"Sampai di rumah saya terkejut suami saya sudah tergeletak dengan berlumuran darah di bagian tubuhnya dengn posisi tertelungkup," katanya.
Setelah mendengar jeritan histris istri korban, warga sekitar berdatangan ke rumah itu dan melapor ke pos polisi terdekat.
Beberapa anggota kepolisian kemudian datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban ke RS Siti Aisyah Lubuklinggau untuk dilakukan visum Et Repertum.
Salah seorang tetangga sebelah rumah korban yang tidak bersedia disebutkan namanya mengungkapkan sebelum kejadian dirinya melihat dua orang datang ke rumah korban dengan menggunakan sepeda motor.
"Namun kami tak tahu urusan apa tamu tersebut, yang jelas tak lama berselang ada terdengar letusan senjata api dan warga berdatangan ke rumah itu," ungkapnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Misteri Kematian Satu Keluarga di Warakas, Polisi Temukan Teh dan Jasad Melepuh
-
PKS Kutuk Keras Pembunuhan Sadis Anak Kadernya di Cilegon: Setiap Anak Punya Hak Hidup!
-
Ayah Korban Diperiksa, Misteri Kematian Bocah 9 Tahun di Rumah Mewah Cilegon Masih Gelap?
-
Telepon Terakhir Anak 9 Tahun: Apa Pemicu Pembunuhan Sadis di Rumah Mewah Cilegon?
-
Kronologi Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Cilegon, Telepon Panik Jadi Awal Tragedi Maut
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
KPPPA Respons Pengakuan Aurelie Moeremans soal Child Grooming: Korban Harus Berani Speak Up!
-
Duka Banjir Cilincing, Pramono Anung Janji Beri Bantuan Usai 3 Warga Tewas Tersengat Listrik
-
Menkes Budi: Cowok Perokok Red Flag, Perempuan Bakal Tanggung Risiko Kanker
-
47 Hari Pascabanjir, Aceh Tamiang Masih Terjebak Krisis Kesehatan dan Air Bersih
-
Gugatan Dikabulkan, Komisi Informasi Pusat Wajibkan KPU Serahkan Salinan Ijazah Jokowi
-
BMKG Rilis Peringatan Dini, Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi Landa Jakarta Hari Ini
-
Fauzan Ohorella Soroti Kasus Ijazah Jokowi yang Mandek, Polda Metro Jaya Diminta Bertindak Tegas
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
-
Dugaan Korupsi Minyak Mentah: Saksi Bantah Ada Kontrak Sebut Tangki BBM OTM Jadi Milik Pertamina
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional