- Aksi copet terhadap ASN di Festival Imlek Bundaran HI berhasil digagalkan massa.
- Pria paruh baya ditangkap usai mencoba mencuri ponsel di Festival Imlek Jakarta.
- Petugas amankan pelaku pencopetan di tengah keramaian perayaan Imlek Bundaran HI.
Suara.com - Suasana Festival Imlek di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, mendadak riuh akibat aksi kriminalitas pada Jumat (13/2/2026) petang. Seorang pria paruh baya tertangkap basah saat hendak menggasak telepon seluler milik salah satu pengunjung di area Harmony Lantern Walk.
Insiden di depan Grand Hyatt Jakarta, Jalan MH Thamrin tersebut terungkap saat korban, seorang wanita, tiba-tiba berteriak meminta pertolongan di tengah kerumunan massa. Ponsel milik korban yang sempat ditarik oleh pelaku pun terjatuh di atas trotoar.
"Copet, copet!" teriak korban yang diketahui berstatus sebagai salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) DKI Jakarta.
Mendengar teriakan tersebut, sejumlah awak media yang sedang meliput di lokasi langsung bergerak cepat mengamankan terduga pelaku. Pria yang mengenakan kaos polo hitam dan berkacamata itu sempat berupaya mengelak saat diinterogasi oleh massa di lokasi.
Pelaku kemudian segera diserahkan kepada personel Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) yang tengah berjaga mengamankan jalannya festival. Petugas yang geram melihat ulah pelaku di tengah acara publik tersebut pun sempat meluapkan kekesalannya.
"Bikin malu saja kamu!" ujar salah satu personel Satpol PP kepada pelaku.
Personel Satpol PP dan Dishub lantas membawa pria tersebut untuk diserahkan lebih lanjut kepada pihak kepolisian. Padahal, saat ini kawasan premium Jakarta tersebut sedang dipercantik dengan ratusan lampion dan ornamen khas Imlek yang memanjakan mata.
Gemerlap lampu merah dan hiasan pohon sakura di sepanjang trotoar Jalan MH Thamrin kini menjadi saksi bisu insiden tersebut. Meski sempat terjadi kericuhan singkat, pertunjukan hiburan ansambel tradisional Tiongkok dan musik modern di depan Plaza Indonesia tetap berlanjut menyedot perhatian warga.
Berita Terkait
-
Teror Cairan Kimia di Cempaka Putih: Saat Pelajar Jadi Korban Serangan Acak Teman Sebayanya
-
Waspada Copet 'Necis' di Blok M Hub, MRT Jakarta Perketat Pengamanan
-
Terungkap! Bukan Air Keras, Ini Jenis Cairan yang Disiramkan ke Pelajar di Cempaka Putih
-
Jaksa Agung Ungkap Banyak Apartemen di Jakpus Ditempati Jaksa Diam-diam
-
Gedung 40 Lantai untuk MUI di Bundaran HI, Demi Efektivitas atau Ada Makna Politiknya?
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Geledah Rumah di Ciputat, KPK Sita Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Terkait Kasus Bea Cukai
-
Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?
-
Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan
-
Hasto PDIP Tegaskan Bencana Adalah Teguran atas Kebijakan Masa Lalu, Harus Evaluasi Total!
-
Teror Cairan Kimia di Cempaka Putih: Saat Pelajar Jadi Korban Serangan Acak Teman Sebayanya
-
Isak Tangis di Pusara Kopilot Smart Air: Keluarga Pertanyakan Keamanan Bandara Usai Penembakan KKB
-
KPK Minta Saksi Lapor ke Dewas Terkait Dugaan Penyidik Minta Uang Rp10 Miliar
-
Noel Minta Petinggi KPK Hadir di Sidang: Ada Apa dengan Ida Fauziyah?
-
Ketika Prabowo Puji Jajaran Menterinya sebagai Putra-Putri Terbaik Bangsa
-
Surati UNICEF, Ketua BEM UGM Diteror Nomor Asing hingga Ancaman Penculikan