Suara.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri akan mendapatkan penghargaan akademik Doktor Honoris Causa dari Korea Maritime and Ocean University atas dedikasi dan pengabdiannya di bidang politik.
"Ini adalah untuk yang ketiga kalinya beliau mendapatkan gelar Doktor honoris causa," kata Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, di Jakarta, Sabtu (17/10/2015).
Gelar doktor kehormatan dari salah satu universitas kenamaan di Korea Selatan akan diberikan pada Senin (19/10/2015) di Kota Busan, Korsel.
Hasto mengungkapkan, doktor honoris causa yang pertama kali diterima Megawati adalah pada 2001. Saat itu, Presiden ke-5 tersebut mendapatkan gelar doktor honoris causa dalam bidang hukum dari Universitas Waseda, Tokyo, Jepang.
Kemudian penghargaan gelar Doktor honoris causa yang kedua adalah dari Moscow State Institute of International Relation, Moskow atas jasa Mega dalam mengembangkan sikap saling pengertian antar bangsa dan interaksi antar peradaban. Saat itu, Megawati diberikan penghargaan gelar doktor honoris causa untuk bidang politik.
"Kali ini atau untuk yang ketiga kalinya, Korea Maritime and Ocean University memberikan gelar doktor kehormatan dalam bidang politik," ujar Hasto.
Menurut dia, universitas tersebut telah memberikan kontribusi besar menjadikan Korea Selatan sebagai negara transportasi maritim terbesar kelima sedunia. Akan turut hadir dalam acara tersebut fungsionaris DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira dan Rokhmin Dahuri. Sementara Megawati akan ditemani oleh putranya, Mohamad Rizky Pratama. (Antara)
Berita Terkait
-
Megawati di Hari Kartini: Terus Ajarkan Semangat Perjuangan Agar RI Terbebas dari Ketidakadilan
-
Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung
-
PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Sebut Iran Mampu Mempraktikkan Ajaran Trisakti Bung Karno, PDIP: Bagaimana dengan Pemerintah?
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
Terkini
-
Warga vs Mata Elang Bentrok di Klender, Kantor Penagih Motor Jadi Sasaran Amuk
-
Studi: Model Iklim Meleset, Laut Selatan Memanas Lebih Cepat
-
Timur Tengah Gencatan Senjata, Jet Tempur Myanmar Bombardir Wilayah Thailand
-
Krisis Avtur Dimulai, Maskapai Eropa Ini Batalkan 20 Ribu Penerbangan
-
Jangan Terburu-buru Pungut PPN Tol, Komisi XI DPR Minta Pemerintah Kaji Dampak Daya Beli
-
123 Ribu Lebih Orang di Vietnam Ajukan Tunjangan Pengangguran
-
2 Tentara Israel Dipenjara Usai Hancurkan Patung Yesus
-
Momen Langka Gajah Liar Melahirkan di Pinggir Jalan Viral, Netizen Tersentuh
-
Modus Perusahaan Cangkang, Bareskrim Sikat Penyelundup 56 Ribu iPhone Ilegal Senilai Rp235 Miliar!
-
Amerika Terancam Krisis Rudal Jika Perang Berlanjut dengan Iran