Suara.com - Menjelang laga final Piala Presiden 2015, yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno sore ini, pemeriksaan terhadap para suporter makin gencar. Aparat keamanan dari tim geledah Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya siang ini mengamankan seorang anggota suporter Viking yang membawa senjata tajam berupa keris dan alat pemukul dari besi.
Suporter pendukung Persib Bandung ini diamankan setelah penggeledahan terhadap suporter Viking di lapangan Mapolda Metro, Jakarta Selatan, Minggu (18/10/2015). "Yang diamankan tadi sporter Viking dari Depok, berinisial AB, 23 tahun," kata Kompol Imran Gultom, Kepala Tim II Geledah Reskrimum di lapangan Polda Metro Jaya.
Anggota Viking Jakarta itu kini tengah diperiksa oleh reserse kriminal umum untuk ditindak lanjuti. "Untuk sementara diamankan dan diinterogasi. Sekarang dia di ruang piket Reskrimum. Nanti didalami, apakah keris kecil yang dia bawa itu bagian dari sajam (senjata tajam) atau tidak," jelasnya.
Imran menambahkan, berdasarkan keterangan AB, ia membawa keris itu hanya koleksi saja. "Dia bilang keris itu untuk dikantongin saja," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Yaqut Ungkap Alasan Pembagian Kuota Haji 2024: Satu-satunya Pertimbangan Adalah Hibtun Nafsi
-
Beda dari NasDem, Golkar Usul Parliamentary Threshold 5 Persen: Moderat dan Tetap Representatif
-
Pasukan Banser Kawal Ketat Sidang Praperadilan Eks Menag Yaqut di PN Jaksel
-
Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Kawal Akurasi Data Penerima Bansos dari Tingkat Desa
-
Microsleep Picu Tabrakan Dua Bus Transjakarta di Koridor 13, Pramono Minta Operator Disanksi
-
Aktivis UNY Perdana Arie Resmi Bebas dari Lapas Cebongan, Tegaskan Tetap Suarakan Keadilan
-
KPK Tak Hadir hingga Sidang Praperadilan Gus Yaqut Ditunda, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Pramono Stop Izin Bangun Lapangan Padel di Pemukiman, yang Sudah Buka Operasional Sampai Jam 20.00
-
Sidang Praperadilan Perdana Gus Yaqut Digelar, KPK Absen dan Ajukan Penundaan Sidang
-
Aksi Koboi Curanmor Jakbar Berakhir di Cikupa, Polisi Sita Senjata Api Rakitan dan Peluru Tajam