Suara.com - Sriwijaya FC (SFC) bukanlah tim favorit di turnamen ini. Namun demikian skuat besutan Benny Dolo mampu menunjukkan kelasnya dengan membuktikan meraih tiket ke final Piala Presiden 2015 guna menghadapi Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (18/10/2015).
Penampilan SFC di fase penyisihan memang kurang meyakinkan. Mereka hanya menang tipis 1-0 dari dari tim Divisi Utama PSGC Ciamis. Bahkan pada laga kedua, Las Wong Kito harus mengakui keunggulan Arema yang unggul dengan skor 3-1.
Namun SFC mulai tancap gas di laga terakhir grup dengan menaklukkan Persela Lamongan dengan skor 2-0. Dengan kemenangan tersebut Patrich Wanggai dan kawan-kawan lolos ke perempat final sebagai juara grup B menyusul hasil imbang 1-1 Arema dengan PSGC.
Di babak perempat final, SFC menghadapi Bonek FC yang dihuni para pemain muda potensial Indonesia. Pada leg pertama di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, SFC kalah 0-1 oleh gol semata wayang Slamet Nurcahyono pada menit ke-85.
Di leg kedua, SFC mendapatkan dukungan penuh ribuan pendukungnya di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang. Namun Bonek FC lebih dulu memimpi lewat gol yang dicetak Ilham Udin Armaiyn di awal babak pertama.
Namun, laga tersebut sempat terhenti Bonek FC memprotes keras setelah wasit Jerry Elly memberikan penalti kontroversial kepada tim tuan rumah. Akhirnya Bonek FC memutuskan mogok bertanding, karena wasit Jerry tidak diganti.
Akhirnya pihak panitia pelaksana menyatakan Evan Dimas Darmono dan kawan-kawan kalah walk-out (WO) dengan skor 3-0. Dengan keputusan tersebut membuat skuat besutan Benny Dolo melaju ke semifinal dengan keunggulan agregat 3-1.
Di babak semifinal, SFC kembali bertemu Arema yang sebelumnya di fase grup mengalahkan mereka dengan skor 1-3. Namun di babak ini semangat tim SFC tampaknya sudah tinggi dan mampu menahan Arema 1-1 di kandang tim Singo Edan di Stadion Kanjuruhan.
Meski demikian, di leg kedua SFC tidak dapat tampil di Palembang menyusul kabut asap yang menutupi kota tersebut. SFC akhirnya memilih untuk menjamu Arema di Stadion Manahan, Solo dimana tempat ini sangat bersahabat dengan Laskar Wong Kito.
SFC sempat memimpin lebih dulu lewat tendangan keras Asri Akbar pada menit ke-44. Namun Arema menyamakan kedudukan di babak kedua lewat gol Lancine Kone di menit ke-71. Akhirnya Talaohu Abdul Mushafry memastikan kemenangan SFC 2-1 pada menit ke-79.
Dengan hasil tersebut SFC memastikan tiket ke final melawan Persib Bandung di GBK, Jakarta.
Berita Terkait
-
Sriwijaya FC Dibantai 15-0, Inilah Deretan Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah Liga Indonesia
-
Achmad Zulkifli Didepak dari Pelatih Kepala Sriwijaya FC
-
Championship 2025/2026 Sudah Bergulir, 8 Tim Masih Tunggak Gaji Pemain
-
Panas! Championship 2025 Resmi Kick-Off 12 September, Siapa Jadi Laga Pembuka?
-
Siapa Mahyadi Panggabean? Eks Timnas Indonesia yang Sudah Pensiun, tapi Kembali Bermain
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Prediksi Inter Milan vs Bodo/Glimt: Misi Comeback Nerazzurri di San Siro
-
Prediksi Atletico Madrid vs Club Brugge: Duel Hidup-Mati di Metropolitano, Siapa Lolos ke 16 Besar?
-
Erick Thohir Waspadai Kekuatan Tersembunyi St Kitts and Nevis
-
St. Kitts and Nevis Disebut Bisa Bikin Timnas Indonesia Naik Level
-
Bayang-bayang Berlin 1936, Jerman Tetap Pertimbangkan Bidding Tuan Rumah Olimpiade 2036
-
Jordi Cruyff Didesak Tunjuk Eks Pelatih Eliano Reijnders Latih Maarten Paes Cs
-
Erick Thohir Sebut FIFA Series 2026 Panggung John Herdman Bangun Era Baru Timnas Indonesia
-
Bek Manchester United Dijatuhi Larangan Mengemudi 6 Bulan
-
Absen Lawan Persita, Bojan Hodak Sebut Layvin Kurzawa Bakal Menggila Saat Persib vs MU
-
Pratama Arhan Naik Meja Operasi, Bangkok United Ungkap Kondisi Bek Timnas Indonesia