Polisi akhirnya membebaskan puluhan ABG suporter sepak bola yang terindikasi hendak berbuat rusuh saat laga final Piala Presiden 2015 antara Persib Bandung kontra Sriwijaya FC, Minggu (18/10/2015) malam. Mereka dibebaskan setelah polisi memanggil orangtua para suporter.
Meski demikian, polisi tidak membebaskan semua suporter pada malam ini. Suporter yang berusia di atas usia 16 tahun, baru akan dibebaskan pada Senin (19/10/2015).
Sebelum dibebaskan, polisi terlebih dahulu memotret wajah puluhan ABG tersebut. Mereka juga diperintahkan untuk membuat surat pernyataan untuk tidak lagi berbuat anarkis.
"Kalau kalian melakukan anarkis lagi, kalian akan kami tangkap lagi. Muka kalian sudah kami foto," ujar salah seorang aparat kepolisian di kantor Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Sementara itu, ABG berinisial W, 14, pelajar SMP kelas 3 yang ikut di ciduk mengaku senang telah dibebaskan polisi. Dia kapok dan berjanji tak lagi berbuat anarkis.
"Seneng sudah dibebasin. Kapok sih mba, ayah juga marah karena saya ditangkap, padahal saya nggak anarkis, saya tiba- tiba ditangkap di busway, padahal emang mau pulang habis jalan-jalan dari Kota Tua," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kerry Riza Ajak Masyarakat Lihat Perkaranya Berdasarkan Fakta Bukan Fitnah
-
Dugaan Korupsi Minyak Mentah: Saksi Bantah Ada Kontrak Sebut Tangki BBM OTM Jadi Milik Pertamina
-
Menuju JFSS 2026, Pemerintah dan Kadin Sepakat Ketahanan Pangan Jadi Prioritas Nasional
-
Aceh Tamiang Dapat 18 Rumah Rehabilitasi, Warga Bisa Tinggal Tenang
-
Usai di Komdigi, Massa Demo Datangi Polda Metro Jaya Minta Usut Kasus Mens Rea
-
Profil Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa: dari Pilot ke Pemimpin Provinsi Baru
-
Catatan Kritis Gerakan Nurani Bangsa: Demokrasi Terancam, Negara Abai Lingkungan
-
Satgas Pemulihan Bencana Sumatra Gelar Rapat Perdana, Siapkan Rencana Aksi
-
Roy Suryo Kirim Pesan Menohok ke Eggi Sudjana, Pejuang atau Sudah Pecundang?
-
Saksi Ungkap Rekam Rapat Chromebook Diam-diam Karena Curiga Diarahkan ke Satu Merek