Suara.com - Dua aparat Brimob Polda Metro Jaya menjadi korban tindak anarkis sekelompok remaja yang menggunakan sepeda motor di jalan M.T Haryono, Cawang, Jakarta Timur.
Mereka dilempari batu sepulang melalukan pengamanan pertandingan laga final Piala Presiden 2015 di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin dini hari (19/10/2015).
"Kita lagi mau balik kanan habis melakukan pengamanan di Senayan, tiba-tiba kita langsung diserang gitu aja," kata Danton Brimob Polda Metro Jaya, Pelopor I, I Gusti, saat di lokasi kejadian.
Petugas yang diserang menggunakan bus pariwisata yang mirip dinaiki oleh Bobotoh Persib.
"Mungkin dia pada nggak tahu, kalau yang di dalam itu Brimob semua, disangkanya suporter Persib kali," ujarnya.
Saat itu juga, polisi berhasil mengamankan tiga unit sepeda motor dan juga lima orang yang melakukan penyerangan terhadap aparat Brimob tersebut.
"Nanti itu yang ditangkap langsung dibawa ke Polda, karena memang dikumpulkan disana para oknum ini," katanya. [Nur Habibie]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?