Suara.com - Hari ini, Senin (19/10/2015), Mahkamah Kehormatan Dewan menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ketua DPR Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon dalam kasus dugaan pelanggaran etika terkait pertemuan mereka dengan pengusaha Donald Trump di sela-sela kunjungan kerja ke Amerika Serikat.
"Memang hasil rapat pleno, kami ada pemanggilan untuk pemeriksaan Fadli Zon dan Setnov hari ini. Kami belum tahu akan dihadiri atau tidak, belum ada konfirmasi," kata Syarifuddin Sudding di gedung DPR.
Dia menambahkan bila kedua pimpinan DPR tidak memenuhi panggilan ketiga ini, sidang akan tetap dilakukan secara in absentia atau persidangan tanpa kehadiran pihak yang berperkara.
"Pada saat rapat pleno kemarin memutuskan, sesuai hukum acara jika tidak datang akan dilakukan in absentia," ujarnya.
Sejauh ini, kata Sudding, mahkamah belum membahas sanksi yang akan dijatuhkan kepada kedua pimpinan DPR kalau nanti terbukti melanggar etika.
"Nanti kita lihat, belum diplenokan," katanya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan dewan Junimart Girsang mengatakan sudah memiliki dokumen terkait keberangkatan rombongan pimpinan DPR ke Amerika Serikat. Dalam dokumen, terdapat tujuh anggota delegasi, namun ternyata yang berangkat lebih dari itu, 20 orang.
Mahkamah, katanya, juga memiliki dokumen yang menyangkut seluruh perjalanan rombongan. Semua informasi tersebut, kata Junimart, akan ditanyakan kepada Setya dan Fadli.
"Tentu rakyat berhak tau apa yang mereka lakukan," kata anggota Fraksi PDI Perjuangan itu beberapa waktu lalu.
Tag
Berita Terkait
-
Fadli Zon Harusnya Penuhi Panggilan MKD, Jangan Bicara di Luar
-
Masih Tak Hadir Diperiksa, MKD DPR Ultimatum Setya dan Fadli
-
Setya-Fadli Mangkir Lagi, Anggota Tak Bisa Tutupi Kekecewaan
-
Kasus Ketemu Trump, MKD Tunggu Kehadiran Setya dan Fadli Hari Ini
-
Dipanggil Kedua Kalinya oleh MKD, Setnov : Kita Lihat Nanti
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Terkuak! Anak Daycare Little Aresha Diikat Seharian, Dilepas Saat Mandi dan Difoto untuk Orang Tua
-
Harga Gabah Melonjak, Produsen Beras Terhimpit HET dan Bayang-Bayang Satgas Pangan
-
Misteri Dua ART Lompat dari Kos Benhil, Polisi Periksa 9 Saksi
-
KUHAP Baru Disorot: Dinilai Buka Celah Kriminalisasi hingga Perkuat Impunitas Aparat
-
Rocky Gerung Tertawa Sambil Pegang Lengan Prabowo Saat Pelantikan, Akrab dengan Seskab Teddy
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Ironi Reformasi Polri: Saat Polisi Masih Jadi Pelaku Utama Kekerasan terhadap Jurnalis
-
Warga Bintaro-Ciledug Wajib Cek! Ada Rekayasa Lalu Lintas Besar-besaran Imbas Proyek Pipa
-
Sah! Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH, Hanif Faisol 'Turun Tahta' Jabat Wamenko
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana