Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi ini meresmikan pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-30 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran Jakarta, Rabu (21/10/2015).
Acara yang berlangsung pukul 10.00 WIB tersebut, Presiden didampingi oleh Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Perindustrian Saleh Husin, Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saefulloh, kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani, serta sejumlah pejabat lainnya, para duta besar negara sahabat dan pengusaha dalam dan luar negeri.
Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan ini selama lima hari, yakni mulai hari ini hingga 25 Oktober 2015 itu diikuti 2.000 peserta.
Pada event akbar ini Kementerian Perdagangan menargetkan mampu mendatangkan 14 ribu pengunjung dari 118 negara, meski kondisi perekonomian sedang tidak stabil saat ini.
Pada 13 Oktober 2015, tercatat sudah sekitar 1.761 peserta dari 69 negara yang menjadi peserta Trade Expo ke-30, dengan total 3.139 dari 111 negara.
Beberapa negara besar yang telah mendaftar yakni India, Bangladesh, Arab Saudi, dan Malaysia.
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?
-
Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik
-
Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau
-
Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji
-
Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran
-
Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!
-
Nostalgia Mega-Pro? Kedekatan Prabowo-Megawati Jadi Sinyal Kuat Koalisi 2029
-
Penurunan Muka Tanah dan Hilangnya Mangrove Bikin Pantura Kian Rentan Banjir Rob, Adakah Solusinya?