Suara.com - Presiden Rusia Vladimir Putin mendapat tamu istimewa di Istana Kremlin, Moskow, hari Selasa (20/10/2015) malam. Presiden Suriah Bashar al-Assad mengunjungi Putin untuk berterimakasih langsung atas bantuan Rusia memerangi pemberontak di negaranya.
"Pertama-tama, saya ingin mengungkapkan rasa terima kasih saya kepada pemimpin Federasi Rusia atas bantuan yang mereka berikan di Suriah," kata Assad kepada Putin.
"Jika bukan karena aksi dan keputusan Anda, terorisme yang merajalela di negeri kami telah mencaplok kawasan yang lebih besar," sambungnya.
Putin menyatakan, Rusia merasa terpanggil untuk ikut campur di Suriah karena merasa ISIS juga mengancam negara mereka.
"Kami tidak bisa membiarkan mereka masuk kawasan Rusia setelah mendapat pengalaman tempur dan menyebarkan ideologi (di Rusia)," kata Putin.
Kunjungan tersebut merupakan yang pertama sejak pecahnya perang saudara di Suriah tahun 2011, atau tiga pekan setelah Rusia menggelar operasi melawan ISIS dan memperkuat pasukan Assad.
Kremlin merahasikan kunjungan Assad tersebut dan baru memberitakannya pada Rabu pagi. Istana kepresidenan Rusia itu menayangkan pula pembicaraan kedua kepala negara dan merilis transkrip pembicaraan keduanya. Tidak disebutkan apakah Assad masih berada di Moskow atau sudah kembali ke Suriah. (Reuters)
Berita Terkait
-
Suriah Terjebak Krisis Paling Serius di Dunia: 16,5 Juta Orang Butuh Bantuan Mendesak
-
Lagi! Berhasil Dievakuasi dari Konflik Suriah, 30 WNI Sudah Mendarat Selamat di Tanah Air
-
Krisis Suriah Picu Kekacauan di Teheran, Pejabat Iran Saling Tuding dan Ancam Pukul
-
Pemberontak Ambil Alih Kekuasaan di Suriah
-
Suriah Memanas: Pasukan Rusia Kocar-kacir, Pangkalan Ditinggalkan, Komandan Dipecat
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!