Suara.com - Ketua Umum The Jakmania Richard Achmad Supriyanto membantah tudingan aksi anarkis di sejumlah tempat di Jakarta saat berlangsung final Piala Presiden di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (18/10/2015), seluruhnya dilakukan anak-anak Jakmania. Menurut Richard, kericuhan tersebut dilakukan oleh massa yang tidak terorganisir.
"Jangan sampai konotasi teman-teman media bahwa kejadian itu Jakmania. Gak juga. Itu kan massa cair. Ada anak pelajar dan sebagainya," kata Richard di Mapolda Metro Jaya, Rabu (21/10/2015).
"Artinya yang harus digarisbawahi, Jakmania itu orange, orange itu belum tentu Jakmania. Itu saya sampaikan ke Kapolda dan Kapolri. Jangan sampai ada konotasi warga Jakarta Jakmania juga. Nggak juga," tambah Richard.
Selain itu, Richard juga angkat bicara mengenai postingan yang ditulis Sekretaris Jenderal The Jakmania Febrianto di akun media sosial, Twitter. Menurutnya, Febrianto tidak mempunyai kepentingan apapun terkait kicauan-kicauannya di media sosial. Dia menganggap tweet yang ditulis Febrianto hanya kritik.
"Soal tweet itu gak ada maksud tertentu. Artinya memang tweet itu lebih mengkritik. Terkait The Jak sudah dalam posisi sudah disudutkan publik, maka berharap teman-teman media, bantu juga bahwa ini tidak ada maksud apa-apa," kata dia.
Menurut Richard mustahil Febrianto menghasut Jakmania untuk menyerang Bobotoh. Soalnya, Febrianto juga ikut menghadiri pertemuan-pertemuan untuk pengamanan jelang final Piala Presiden. Bahkan, katanya, Febrianto dan Richard sudah tiga kali ikut pertemuan dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian.
"Kita koordinasi dengan kepolisian sudah tiga minggu, bukan satu atau dua hari. Kita di sini (polda) sudah tiga kali pertemuan. Febri juga ada ikut bareng. Kita ketemu Kepala BIN hari Kamis, Febri juga ada," kata dia.
"Artinya kita minta ke temen media untuk menyampaikan beritanya jangan dikonotasikan ada hal lain. Jadi maksud saya kita melihat sesuatu dengan jernih. Ini urusan olahraga, jangan sampai ada hal lain di luar itu," tambahnya.
Febrianto ditetapkan menjadi tersangka kasus penghasutan Jakmania melalui media sosial untuk berbuat anarkis menjelang final Piala Presiden.
Berita Terkait
-
Kang Emil Ogah Bela Bobotoh yang Ditangkap Kasus Curi Motor
-
Kang Emil Kunjungi Bobotoh yang Ditangkap Curi Motor di Menteng
-
Ketum Jakmania Jenguk Sekjen yang Ditahan Polda Metro
-
Bobotoh yang Hilang Ternyata di Polsek Menteng karena Curi Motor
-
Polda Pertimbangkan Penangguhan Penahanan Sekjen Jakmania
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Dubes Iran Minta Pemerintah RI Kutuk Serangan AS-Israel ke Teheran
-
Berbeda dengan Venezuela, Dino Patti Djalal Menilai Serangan AS-Israel Picu Konflik Berkepanjangan
-
Situasi Timur Tengah Memanas, Pemerintah Imbau Jemaah Tunda Keberangkatan Umrah
-
Kabar Duka: Ketua KPAI Margaret Maimunah Meninggal Dunia di Jakarta
-
Bukan Mediator! Eks Wamenlu Dorong Prabowo Kirim Surat ke Trump, Tunda Pasukan TNI ke Gaza
-
Irak Ikut Terseret dalam Konflik Iran-AS-Israel, Tegaskan Tutup Wilayah Udara
-
Adian Napitupulu Kecam Agresi AS-Israel ke Iran: Board of Peace atau Board of War?
-
Rencana Mediasi Prabowo di Iran Tak Realistis, Dino Patti Djalal: Itu Bunuh Diri Politik!
-
Profil Masoud Pezeshkian, Presiden Iran Berlatar Belakang Dokter Perang
-
Rusia Desak AS dan Israel Hentikan Agresi Terhadap Iran di Sidang PBB