Suara.com - Ibu kandung Angeline, Hamidah, meminta agar terdakwa kasus pembunuhan terhadap anaknya dihukum mati pada sidang perdana, di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali.
"Bapak Jaksa, saya minta keadilan anak saya, siapa pun pelakunya harus dihukum mati," katanya ditemui di ruang tunggu PN Denpasar, Kamis (22/10/2015).
Sejak pukul 08.00 WITA, Hamidah seakan tak sabar menantikan persidangan perdana yang menghadirkan dua tersangka yakni Margriet Megawe, ibu angkat Angeline dan Agustay Hamdamay yang menjadi asisten rumah tangga di rumah ibu angkat bocah itu.
"Karena anak saya sudah meninggal, (maka) nyawa dibayar nyawa. Saya minta Bapak Hakim sebagai orangtua harus mengerti bagaimana seorang ibu kehilangan anak," ucapnya.
Hamidah yang didampingi tim advokasi dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Denpasar, Siti Sapurah, tidak henti-hentinya menangis.
Ibu kandung dari bocah berusia delapan tahun yang ditemukan tewas dikubur di halaman belakang rumah ibu angkatnya, Margriet Megawe di Jalan Sedap Malam Nomor 26 Denpasar itu, beberapa kali mengusap air matanya.
Sidang perdana kasus pembunuhan Angeline dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 10.00 WITA yang digelar di tempat sama yakni di PN Denpasar, untuk terdakwa Margriet dan Agustay di ruangan terpisah.
Hakim yang memimpin persidangan terdakwa Margriet rencananya akan dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Edward Haris Sinaga bersama dua hakim anggota yakni I Wayan Sukanila dan Agus Wahyu Tjahyono.
Sedangkan terdakwa Agustay rencananya akan dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim I Ketut Wanugraha dengan dua hakim anggota yakni Made Sukereni dan Achmad Peten Sili. (Antara)
Berita Terkait
-
4 Inspirasi OOTD Pakai Kemeja ala Yoriko Angeline, Simpel tapi Chic!
-
Bukan Horor, Film 'Pesugihan Sate Gagak' Malah Jadi Ajang Tahan Tawa Yoriko Angeline
-
Okan Kornelius Tak Sebut Nama Pacar saat Ditanya Kriteria Istri Idaman
-
Okan Kornelius Tak Sebut Nama Angeline Valesques Saat Bahas Kriteria Istri Idaman, Beneran Putus?
-
2 Kali Gagal, Okan Kornelius Siap Nikah Lagi, Bisnis Bareng Pacar Jadi Bukti Keseriusan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!
-
Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan