Suara.com - Pengusaha bernama Stefanus Harry Jusuf (41) diserahkan ke Polda Metro Jaya terkait kasus sabu. Stefanus merupakan salah satu dari delapan orang, termasuk anggota Fraksi Hanura DPR Dewie Yasin Limpo, yang kena operasi tangkap tangan KPK, Selasa (20/10/2015) malam.
"Satu tersangka yang diduga menyalahgunakan narkotika golongan I jenis sabu diserahkan KPK jam 03.00 WIB tadi," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal, Kamis (22/10/2015).
Saat diamankan malam itu, Stefanus yang beralamat di Jalan Gading Kirana Barat IV, Blok F4, Nomor 9 ,Kelapa Gading, Jakarta Utara, kedapatan menyimpan satu klip plastik sabu seberat 0.67 gram.
"Tersangka diamankan penyidik KPK di lantai tujuh gedung KPK," kata Iqbal.
Dari pemeriksaan tes urine, Stefanus juga dinyatakan positif menggunakan sabu.
Saat ini, polisi melakukan pendalaman terhadap kasus Stefanus. Stefanus tidak ditahan KPK karena dia dianggap tidak terlibat dalam kasus dugaan suap proyek pembangkit listrik hidromikro di Kabupaten Diyai, Papua. Dari delapan orang yang diamankan ketika itu, KPK hanya menetapkan lima orang menjadi tersangka dan kemudian menahan mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Rektor Ditangkap KPK: Maba Korban Pemerasan Harus Diselamatkan?
-
Karhutla Kembali Kepung Kalimantan, Ini Dampaknya bagi Iklim
-
Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
-
Kabut Asap Selimuti Palembang, Warga Tetap CFD: Sehat atau Malah Berisiko?
-
Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City
-
Inter Milan Kunci Lautaro Martinez, Barcelona Harus Gigit Jari
-
AMAN Kalbar Minta Karhutla Ditangani Objektif, Jangan Kriminalisasi Masyarakat Adat
-
Tarif Parkir Rp60 Ribu Jakarta: Bukan soal Angka, tapi Kepercayaan
-
Viral Catatan Seskab Teddy Soal Karhutla Bikin Publik Geram: Siapa yang Gak Beradab?
-
Ditolak Kerja, Sakit Hati Pemuda Ogan Ilir Berujung Kebakaran 4,5 Hektar Lahan Tebu