Suara.com - Seorang anak sekolah umur 15 tahun ditahan polisi di Turki karena diduga "menghina" Presiden Recep Tayyip Erdogan, demikian dilaporkan media setempat, Kamis (22/10/2015).
Remaja yang dikenali dengan inisial UE itu menghabiskan waktunya pada Rabu malam di kantor polisi setelah ia diberhentikan petugas di luar sebuah warung internet, kata kantor berita Cihan.
Ia akan dihadapkan ke pengadilan pada Kamis untuk menentukan apakah ia akan didakwa atau didenda.
Laporan tersebut tidak menyebutkan "penghinaan" yang dituduhkan kepada remaja itu.
Undang-undang di Turki melarang penghinaan terhadap presiden dan mereka yang terbukti bersalah melanggar terancam hukuman empat tahun penjara.
Penahanan seorang remaja 17 tahun pada Desember dengan tuduhan menghina Erdogan memantik kemarahan di dalam dan luar negeri, dan menimbulkan kekhawatiran mengenai kebebasan berbicara di Turki.
Dalam kasus tersebut, remaja itu dijatuhi hukuman tunda 11 bulan.
Sejak terpilihnya Erdogan dalam pemilihan presiden pada Agustus --setelah 11 tahun menjabat sebagai perdana menteri-- jumlah tuntutan karena penghinaan kepala negara meningkat dan menyasar artis, jurnalis maupun anak-anak sekolah.
Sebelumnya pada Oktober, editor harian berbahasa Inggris, Today's Zaman, ditahan atas dugaan menghina Erdogan dalam sejumlah cuitannya di Twitter. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
Terkini
-
WNI di Jerman Tewas Ditusuk Tetangga
-
Selat Hormuz Diblokade Iran, AS Mulai Incar Selat Malaka? Kapal Perang Trump Lintasi Perairan RI
-
Tragis! Terpengaruh Narkoba dan Dendam, Pemuda di Tangerang Habisi Nyawa Ibu Tiri dengan Palu
-
Teror Penembakan Supermarket Kyiv, 6 orang Tewas Termasuk Anak-anak
-
KemenPPPA Sorot Tuntutan Sempurna pada Perempuan: Sulit Seimbangkan Karier dan Kehidupan Pribadi
-
Mengapa Penangkapan Saja Tak Efektif, Pakar IPB Ungkap Tiga Strategi Kendalikan Ikan Sapu-Sapu
-
Jemaah Haji RI di Madinah Dijamin Makan Enak: 23 Dapur Siap Sajikan Menu Indonesia 3 Kali Sehari
-
Banjir Rendam 20 RT di Jakarta Timur, Titik Tertinggi Hampir Setinggi Orang Dewasa
-
Tampang Eks Tentara AS Pelaku Penembakan Massal di Louisiana: 8 Anak Dihabisi di Dalam Rumah
-
Dua Negara Timur Tengah Bakal Lawan Timnas Indonesia yang Lagi TC di ASEAN, Kapan Laga Digelar?