Suara.com - Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Widyo Pramono, tak mau menanggapi isu nama Jaksa Agung M. Prasetya masuk daftar pejabat negara yang akan diganti Presiden Joko Widodo.
"Saya nggak ada kepentingan untuk menjawab di luar, itu bukan ranah saya," ujar Widyo di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (23/10/2015)
Widyo mengatakan tidak punya kewenangan untuk meraba-raba siapa calon pengganti Prasetyo.
Ketika ditanyai wartawan mengenai apakah posisi Jaksa Agung nanti berasal dari internal kejaksaan, Widyo tidak mau menjawab.
"Anda nggak boleh tanya seperti itu, saya sebagai Jampidsus mesti harus bekerja melakukan kinerja dengan baik," katanya.
Nama Prasetyo yang berasal dari Partai Nasional Demokrat disebut-sebut setelah perkara dugaan suap dana bantuan sosial Sumatera Utara masuk ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Kasus ini telah menjerat mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho beserta istri muda Evy Susanti dan belakangan menimpa Sekretaris Jenderal Partai Nasional Demokrat Patrice Rio Capella.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta
-
Paris, Luka, dan Kesempatan Kedua dalam Satu Musim Panas di Paris
-
Kebakaran di Alun-alun Suryakencana, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Lima Hari
-
Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi
-
BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas Kolaborasi melalui Kurikulum dan Pengabdian Masyarakat
-
Geger! Skandal Gratifikasi Seksual di PSSI-nya Korea, 23 Pejabat Diperiksa
-
Niat Curhat ke Sahabat untuk Cari Ketenangan, Ujungnya Malah Jadi Adu Nasib
-
HUT ke-81 RI, Wamendagri Wiyagus Dorong Aparatur Junjung Semangat Juang dan Sportivitas
-
5 Fakta Menarik Ggeomeoksali: Pemberi Warna di Tengah Gelapnya Drama The East Palace
-
Kendal Tornado FC Hadapi PSS Sleman, Stefan Keeltjes Uji Mental Bertanding Pemain