Suara.com - Jenazah tentara Rusia pertama yang gugur dalam operasi militer di Suriah dipulangkan kepada orangtuanya pada hari Selasa (27/10/2015). Pihak keluarga tak percaya pada keterangan militer yang menyatakan bahwa putra mereka tewas gantung diri.
Dalam sebuah wawancara dengan Reuters di kediaman mereka di Grechanaya Balka, Rusia bagian selatan, sebelum menerima jenazah Vadim (19), putra mereka, Alexander dan Svetlana Kostenko mengatakan bahwa Vadim terdengar bahagia saat berbicara melalui telepon pada Sabtu pekan lalu. Pada hari itu juga, Vadim meninggal saat bekerja di sebuah pangkalan udara Rusia di pesisir Suriah.
BACA JUGA:
Cara Unik Jokowi Jawab Pertanyaan dalam Diskusi di Washington DC
"Saya tidak akan pernah mempercayai cerita versi ini (bunuh diri)," kata Svetlana, ibunda Vadim.
"Kami mengobrol setiap hari selama satu setengah jam. (Pada hari Sabtu) dia terdengar riang, gembira, dan dia tertawa," lanjut Svetlana.
"Kami diberitahu bahwa dia gantung diri karena ada masalah dengan seorang gadis. Ia tidak akan melakukan hal itu. Saya kenal putra saya dengan baik," kata sang ayah, Alexander.
Jenazah Vadim diantar ke rumah orangtuanya dengan sebuah truk militer. Sejumlah tentara membawa peti kayu berisi jenazah Vadim.
Setelah melihat jenazah Vadim, Katya, (14), sang adik perempuan mengatakan bahwa jenazah kakaknya tidak rusak. Dirinya tidak bisa memastikan apakah Vadim tewas dicekik atau memang benar gantung diri.
Vadim Kostenko adalah salah seorang staf pendukung angkatan udara Rusia. Ia menandatangani kontrak tugas pada 20 Juni silan dan ditugaskan ke Suriah pada 14 September, dua pekan sebelum Rusia melancarkan operasi udaranya di Suriah. Pihak keluarga baru tahu Vadim ada di Suriah setelah anak mereka tiba di negara itu.
Lansiran kantor berita Interfax, sebuah sumber di kantor kementerian pertahanan Rusia mengkonfirmasi kematian Vadim.
"Seorang tentara yang ditugaskan di pangkalan Hmeimim (di Latakia) sebagai teknisi, melakukan bunuh diri saat sedang beristirahat dari pekerjaannya," kata sumber tersebut.
"Berdasarkan informasi pendahuluan, dari analisis pesan tertulis di ponselnya, alasan bunuh dirinya adalah masalah pribadi dengan seorang gadis," sambung sumber tersebut.
Sumber tersebut tidak menyebutkan nama si gadis. Sementara itu, Tatiana, kekasih Vadim, tidak menjawab pertanyaan Reuters, ketika dikonfirmasi lewat media sosial.
Kematian Vadim menyisakan misteri bagi pihak keluarga. Pemuda yang berambisi menjadi pilot itu berencana menikahi kekasihnya. Hubungan keduanya amat baik dan itulah yang membuat keluarga tak mempercayai penyebab kematian Vadim.
Tag
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
Terkini
-
Mendagri Sebut WFH 1 Hari Sepekan Tak Masalah, Kini Tinggal Tunggu Arahan Prabowo
-
Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan
-
Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak
-
Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran
-
Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM
-
Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran
-
KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?
-
Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran