Lokasi ledakan di Mal Alam Sutera [suara.com/Agung Sandy Lesmana]
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti mengatakan benda yang meledak di tempat sampah toilet kantin karyawan Mal Alam Sutera, Tangerang, Rabu (28/10/2015) jam 12.05 WIB, merupakan bom rakitan yang memiliki daya ledak rendah.
"Rakitan bom yang ditaruh di toilet," kata Krishna di Mal Alam Sutera.
Namun, untuk memastikannya lagi, kata Krishna, Polda Metro Jaya masih menunggu hasil pemeriksaan Pusat Laboratorium dan Forensik Polri.
Krishna mengatakan ada orang yang sengaja menaruh benda tersebut di tempat sampah.
"Bom ditaruh di tempat sampah," kata Krishna.
Namun, sampai saat ini polisi belum mengetahui siapa orangnya dan apa motifnya.
Polisi sudah mengamankan barang bukti berupa rekaman kamera CCTV yang merekam seseorang lelaki yang diduga orang yang meletakkan benda ke tempat sampah sebelum terjadi ledakan.
"Kita pelajari siapa pelakunya. Sembari menunggu hasil labfor," kata Krishna.
Karyawan kantin Borneo bernama Fian saat ini masi dirawat dokter setelah kakinya terkena ledakan.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi
-
Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama
-
Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?
-
Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik
-
Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau
-
Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji
-
Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran
-
Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!