Suara.com - Pengamanan Mal Alam Sutera di Kota Tangerang diperketat. Ini dilakukan pascaledakan bom kimia, Juli 2015 dan Sabtu (28/10/2015) kemarin.
Manager Operasional Mal Alam Sutera, Wawan mengatakan pascainsiden pertama, pihaknya sudah melakukan evaluasi. Bahkan mengikuti saran dari kepolisian. Di antaranya melakukan pengawasan dan pemeriksaan di setiap pintu masuk.
Namun, ledakan kembali terjadi dengan lokasi bukan di dalam area pusat belanja tetapi kantin karyawan Mal Alam Sutera.
"Kalau untuk di dalam pusat belanja, kami akan periksa semua pengunjung agar kejadian pertama tak terulang. Tetapi, kini sasarannya di kantin yang berada di dekat lokasi parkir kendaraan," katanya.
Upaya lainnya adalah menambah petugas keamanan dari 105 orang menjadi 150 orang serta menambah kamera pengintai (CCTV) dari 67 titik menjadi 100 titik.
"Begitu pun prosedur keamanan bagi semua pengunjung yang akan mendapatkan pemeriksaan secara ketat dari petugas. Semuanya akan diperiksa dan melewati petugas keamanan," katanya.
Mengenai insiden ledakan karena persaingan bisnis, pihaknya tidak mengetahui dan menyerahkan proses hukum ke polisi.
"Semoga saja polisi bisa mengungkap dan menangkap pelakunya sehingga teror tak lagi terjadi," katanya.
Kemarin bom kimia meledak di toilet kantin karyawan Mal Alam Sutera Serpong pukul 12.05 WIB. Akibatnya satu orang mengalami luka pada bagian kakinya dari bom rakitan berdaya ledak rendah. Pelaku pengeboman sudah ditangkap dan motifnya ekonomi. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
Terkini
-
Gaji ASN Pemprov Gorontalo Macet, Gubernur Gusnar Ismail Sampaikan Permohonan Maaf
-
Terjebak Tiga Hari di Tengah Ancaman OPM, 18 Karyawan Freeport Dievakuasi TNI
-
Usai Resmikan Sekolah Rakyat, Prabowo Lanjutkan Kunjungan ke Balikpapan dan IKN
-
Indonesia Dilanda 2.139 Bencana di 2025: Didominasi Banjir dan Tanah Longsor
-
Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Bukan Salah Orang Tuamu, Memang Negara Belum Mampu Beri Terbaik
-
Rismon Desak Klarifikasi Jujur Usai Eggi Sudjana Disebut Minta Maaf dan Rangkul Jokowi di Solo
-
Bivitri Susanti Nilai Pilkada Tidak Langsung Berisiko Membuat Pemimpin Abai ke Rakyat
-
Fakta di Balik Siswa Sekolah Rakyat: 67 Persen dari Keluarga Berpenghasilan di Bawah Rp1 Juta
-
Pelapor Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Dipanggil Polda, Laporan Eggi Sudjana Dicabut?
-
Tok! Hakim Tolak Eksepsi Nadiem Makarim, Sidang Korupsi Chromebook Lanjut ke Pokok Perkara