Suara.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian memastikan tersangka pembom Mal Alam Sutera, Leopard Wisnu Kumala, bukan jaringan kelompok teroris. Motifnya meneror untuk memeras pengelola mal.
"Pelaku ini tidak terkait jaringan-jaringan teror yang sudah dipetakan oleh kepolisian selama ini. Jadi pelaku adalah tunggal dan motifnya juga bukan dalam rangka ideologi, tetapi lebih banyak motifnya ekonomi, untuk melakukan pemerasan untuk mendapatkan uang," kata Tito di Mapolda Metro Jaya, Kamis (29/10/2015).
BACA JUGA:
Profil Leopard, Si Pengebom Mal Alam Sutera
"Yang bersangkutan mengatakan jika dia kesulitan uang kemudian belajar di internet, punya ide untuk melakukan pemerasan dengan cara teror," tambah Tito.
Tito mengatakan tersangka sudah beberapa kali meneror Mal Alam Sutera dengan cara yang sama.
"Sementara hanya dalam rangka untuk memperkuat motif pemerasan. Lebih kurang setelah bom yang meledak 9 Juli," kata dia.
Seminggu setelah ledakan yang terjadi pada 9 Juli 2015, Leo yang merupakan supervisor IT di salah satu perusahaan itu mengirimkan surat elektronik (surel) kepada pengelola Mal Alam Sutera. Dia minta uang Rp300 juta.
"Kemudian memang dia adalah ahli IT. Kemudian dia sempat mengirimkan email kepada manajemen alam sutera meminta uang sejumlah Rp300 juta," kata Tito.
Tito mengatakan Leo telah menyiapkan beberapa sistem agar keberadaannya tidak terlacak sehingga aman melakukan pemerasan melalui jaringan internet.
"Kita sudah mentrack juga email ini, yang bersangkutan ahli IT menyiapkan beberapa sistem yang istilahnya anonimous. Jadi tidak diketahui dan tidak terindentifikasi," katanya.
Polisi telah menangkap Leo. Saat ini, dia sudah ditahan di Polda Metro Jaya.
Satu karyawan terluka di bagian kaki karena terkena dampak ledakan di toilet Mal Alam Sutera. Leo ditangkap di sekitar Mal Alam Sutera dua jam setelah peledakan.
BERITA MENARIK LAINNYA:
Kini, Warga Cina Diperbolehkan Punya Dua Orang Anak
Profesi Ini Bisa Bikin Kamu Sulit Dapat Jodoh
MotoGP Berikan Diskon Hukuman untuk Rossi?
Dibilang Artis PSK, Kartika Putri Desak Media Ini Minta Maaf
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
Terkini
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas
-
LPSK Lindungi 20 Korban Pelecehan FH UI dari Potensi Intimidasi hingga Pelaporan Balik
-
Kasus Hery Susanto Jadi Alarm, Pakar Dorong Pembentukan Dewan Pengawas Ombudsman
-
wondr Kemala Run 2026 Dorong Aksi Donasi, Peserta Diajak Berlari Sambil Berbagi
-
Bikin Macet Parah! Satpol PP Jatinegara Tertibkan 43 PKL Ular hingga Anjing di Balimester
-
Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes Dinilai Dongkrak Konsumsi Desa, tapi Simpan Risiko Besar
-
Getol Perkuat Diplomasi Antar-Parlemen, Ravindra Airlangga Sabet KWP Award 2026
-
Kasus Tragis di Kediri, Nenek Diduga Aniaya Cucu hingga Meninggal Dunia
-
Tambahan 24 Pesawat Tempur Rafale Masih Dikaji, Kemhan Pastikan Belum Ada Kontrak Baru
-
Gercep Respons Bencana Alam, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua Diganjar KWP Awards 2026