Suara.com - Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krisna Murti mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab tewasnya Kanit Lantas Polsek Cipondoh, Iptu Budi Riyono. Korban ditemukan meninggal dunia di Cluster Griya Kenanga, Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang pada Sabtu (31/10).
"Anggota sudah turun, sudah dicek. Apakah faktornya bunuh diri atau ada faktor lain," kata Krishna di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (31/10/2015).
Krishna mengatakan jika berdasarkan hasil visum sementara diduga Budi meninggal dunia lantaran ada luka tembakan di bagian kepala. Diduga jika Budi sengaja bunuh diri dengan cara menembakan pistolnya ke arah kepalanya.
"Sementara visum menjelaskan tentang luka kematian korban di kepala ada luka tembakan, nanti kita dalami," kata dia.
Menurutnya jika ada indikasi korban bunuh diri, Krishna pun menganggap jika pekerjaan polisi sangat berat dan masing-masing polisi juga punya masalah pribadi.
"Kalau pun bunuh diri, polisi jugakan manusia biasa, ada masalah pribadi, ada masalah lain-lain. 400 ribu polisi kan asa masalahnya masing-masing. Jadi polisi itu kan stressnya tingkat dewa," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis
-
Kisah Yunita Bangun Dear June Official, Dari Satu Penjahit Hingga Tembus Pasar Singapura