DPR menunggu hasil sayembara desain untuk pembangunan gedung baru dan alun-alun demokrasi. Seayembara itu, diharapkan selesai pada akhir November ini.
"Harusnya sih akhir bulan November ini," kata Sekretaris Jenderal DPR Winantuningtyastiti, di DPR, Jakarta, Senin (2/11/2015).
Pembangunan ini merupakan bagian dari tujuh proyek pembangunan DPR. Anggaran untuk pembangunan gedung baru dan alun-alun demokrasi sudah dituangkan di APBN tahun anggaran 2016 dengan mata anggaran renovasi dan penataan kawasan DPR sebesar Rp740 miliar.
Win, sapaan Winantuningtyastiti, mengatakan, setelah sayembara sudah selesai diumumkan baru dilakukan lelang konsultan untuk perencanaan. Beum masuk ke dalam penunjukan kontraktor.
"(Lelang terbuka) pasti. Karena diawasi KPK, BPKP. BPK, dan seluruh prosesnya," kata dia.
Secara pribadi, Win menegaskan, yang saat ini dibutuhkan adalah renovasi ruangan anggota dewan. Sebab, ruangan yang ada saat ini tidak memungkinkan. Sebab, ruangan anggota DPR saat ini berukuran 18 meter untuk 8 orang, padahal dalam UU MD3 dijelaskan ruangan anggota memiliki luas 117 meter. Di mana setiap penambahan staf terdapat tambahan 2
meter.
"Menurut saya pribadi ruang kerja (yang lebih penting). Itu juga sudah kena gempa dua kali. Ada yang retak dan disuntik PU. Tapi saya takut disuntik lagi. Krena saya tanggungjawab sekali sama keselamatan dan keamanan anggota dewan yang bertugas," papar Win.
Berita Terkait
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
DPR Murka, Debt Collector Gunakan Ambulans dan Damkar untuk Tagih Utang
-
Soal Kasus Guru Atun Dihina Siswa di Kelas, Komisi X DPR: Ini Tamparan Keras Dunia Pendidikan
-
Jarang Hadir Rapat di Komisi I DPR, Ini Alasan Menlu Sugiono
-
RUU PPRT Dipercepat, Pemerintah Tegaskan Hak Pekerja Rumah Tangga
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok