Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengusulkan ada menyamaratakan upah di regional Jawa -Bali. Hal ini disampaikan Ahok ketika membuka acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Regional se-Jawa dan Bali Tahun 2015 di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (5/11/2015).
"Kita berpikir Jawa-Bali ini kita harus kembangkan. Kita memikirkan upah minimum nasional bukan provinsi sebetulnya. Upah minimum mungkin Jawa-Bali," kata Ahok ketika memberikan pengarahan di Musrenbang 2015 di Balai Kota DKI Jakarta.
Ahok menjelaskan jika hal tersebut bisa dibentuk dan diterapkan maka nantinya upah minimum di Jawa - Bali akan dapat merata.
"Kita nggak mungkin biarkan Majalengka UMP-nya Rp1 jutaan lebih. (Sedangkan) Jakarta, Jawa Barat, Kerawang dan yang lain Rp3 jutaan. Nanti rakyat ini tambah lama berbeda kesenjangannya tambah tinggi, kita harus merumuskan," jelas Ahok.
Agar keinginannya bisa terlaksana, Ahok mengaku bakal melakukan pertemuan dengan pihak terkait yang nantinya diharapkan bisa mengatur upah regional Jawa - Bali.
"Kita harus merumuskan dan saya mau ketemu beberpaa orang yang ngerti untuk menyusun, mukin kita tahun berikutnya bicara tentang UMP versi regional," katanya.
Mantan Bupati Belitung Timur itu juga mengaku tidak terlalu suka apabila setiap Musrenbang hanya membahas mengenai lingkungan, Ruang Terbuka Hijau, Ruang Terbuka Biru.
"Kalau soal itu, ini cuma ngomong duit sama kemauan saja sebetulnya," tutup Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?
-
'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN
-
Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar
-
Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan
-
KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim
-
Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim
-
Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli
-
WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa
-
Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan
-
'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi