Suara.com - Gabungan buruh dari Serikat Federasi Pekerja Metal Indonesia dan Serikat Pekerja Nasional unjuk rasa di depan Dewan Perwakilan Daerah Jakarta untuk menuntut penghapusan Peraturan Gubernur Nomor 228 dan Peraturan Presiden Nomor 78 Tahun 2015. Perwakilan pekerja diterima anggota dewan.
"12 teman kami diterima oleh DPRD DKI Jakarta untuk berkonsolidasi," kata Sekretaris Umum FSPMI Bikmen Manurung melalui pengeras suara dari atas mobil di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (10/11/2015).
Bikmen menyebutkan ke 12 perwakilan buruh yang diterima anggota DPRD ialah, Winarso, Arbo, Solihin, Asari, Hilman, Agus, Warno, Bikmen, Dadang, Dedi, Marwah, dan Nurdin.
Menurut Bikmen perwakilan buruh menemui anggota DPRD untuk meminta dukungan agar Pergub Nomor 228 dan PP Pengupahan Nomor 78 Tahun 2015 dicabut pemerintah.
Pergub Nomor 228 tahun 2015 tentang Pengendalian Pelaksanaan Penyampaian Pendapat di Muka Umum pada Ruang Terbuka. Peraturan ini dinilai membatasi hak masyarakat untuk demonstrasi karena hanya diizinkan demo di tiga tempat di Jakarta.
Kemudian Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan yang disahkan Presiden Joko Widodo pada Senin (26/10/2015) dianggap tidak berpihak kepada kalangan pekerja.
Dalam PP Nomor 78 mekanisme penentuan upah minimum provinsi tidak lagi didasarkan pada kebutuhan hidup layak, tapi pertumbuhan ekonomi nasional. (Muhamad Ridwan)
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Prabowo di Nganjuk: Bung Karno Milik Seluruh Bangsa, Bukan Milik Satu Partai Saja
-
Tepis Isu RI Bakal 'Collapse', Prabowo: Rakyat di Desa Nggak Pakai Dolar, Indonesia Masih Oke!
-
Prabowo: Kita Tidak Sombong, Tapi Indonesia Kini di Pihak yang Memberi Bantuan bagi Dunia
-
Canda Prabowo ke Jumhur Hidayat di Nganjuk: Dulu Bolak-balik Masuk Penjara, Sekarang Jadi Menteri
-
Kelakar Prabowo saat Cari Dony Oskaria di Nganjuk: Menteri Saya Banyak Masuk RS Karena Kerja Keras
-
Tampang Pria Jepang yang Terlibat Kasus Prostitusi Anak, Bos Perusahaan Hiburan Ikut Terseret
-
Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Ini Peristiwa Langka di Dunia
-
Resmikan Museum-Rumah Singgah Marsinah di Nganjuk, Prabowo: Saya Tadi Melihat Kamarnya
-
WHO Pastikan Risiko Hantavirus Rendah, Tapi Ancaman Belum Berakhir
-
Cara Keji Tentara Zionis Israel Bunuh 7 Warga Gaza, Perempuan dan Anak Jadi Korban