Suara.com - Hasil survei yang melibatkan 1.000 warga Jakarta oleh Cyrus Network Research and Consulting menyimpulkan kalau pendukung Gubernur Jakarta Basuki Purnama (Ahok) masuk kategori sebagai pendukung yang kuat (strong voters).
Sekitar 40 persen dari yang disurvei menyatakan dukungan buat Ahok untuk bertarung dalam Pilgub 2017.
"Ahok hari ini punya pendukung yang loyalis. Mereka (pendukung) masuk dalam kategori yang konsisten, mulai dari pilihan dalam pertanyaan terbuka (top of mind), pilihan ketika simulasi, sampai kesediaan untuk mengumpulkan KTP jika Ahok maju dalam Pilkada melalui jalur independen," ujar Peneliti Cyrus Eko Dafid Afianto dalam sebuah diskusi di Jakarta, Rabu (11/11/2015).
Eko menuturkan, survei sebelumnya pada April 2015 hingga survei terbaru Oktober hingga November 2015, Ahok selalu memimpin posisi teratas.
Tingkat dukungan Ahok, kata Eko, mengalahkan para penantangnya seperti Walikota Bandung Ridwan Kamil, Walikota Surabaya Tri Rismaharani dan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault.
Lalu ada Nachrowi Ramli, Biem Benyamin, Abraham Lunggana, Djarot Saiful Hidayat dan Sandiaga Uno.
Dengan banyaknya penantang Ahok, menurut Eko, tak mempengaruhi dukungan Ahok untuk menjadi calon gubernur DKI Jakarta 2017.
"Jadi selain banyak tokoh yang maju sebagai penantang, itu tidak menggerus suara Ahok sebagai incumbent. Banyaknya Tokoh- tokoh tersebut tidak akan berebut suara pendukung Ahok," katanya.
Selain itu, Eko menilai pemilih DKI Jakarta merupakan pemilih yang berpendidikan. Hal ini dikarenakan 65 persen warga Jakarta tamat SMA hingga perguruan tinggi.
"Pemilih DKI adalah pemilih yang terdidik. Hampir 65 persen itu penduduk Jakarta berpendidikan tamat SMA ke atas," ucap Eko.
Eko mengungkapkan, survei tersebut dilaksanakan mulai periode 27 Oktober hingga 1 November 2015 yang melibatkan 1.000 responden yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta, kecuali Kepulauan Seribu.
"Penarikan responden dilakukan dengan teknik multistage random sampling, dengan peluang kesalahan (margin of error ) survei ini adalah /+-3. 1 persen," ungkapnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?