Suara.com - Atlet ganda campuran pelatnas PBSI, Praveen Jordan/Debby Susanto melaju ke perempat final turnamen super series premier Cina Terbuka 2015 setelah berhasil menundukkan pasangan Korea Selatan, Ko Sung Hyun/Kim Ha Na.
"Kami bermain sebagaimana saat menghadapi mereka dalam Prancis Terbuka 2015. Kami bermain maksimal, lawan juga bermain maksimal. Kami sudah mempelajari permainan lawan, tinggal siapa yang lebih siap di lapangan," kata Praveen di Fuzhou, Tiongkok, seperti dilansir Tim Humas dan Media Sosial PBSI dalam siaran pers kepada Antara di Jakarta, Kamis.
Dalam pertandingan yang berlangsung 53 menit itu Praveen/Debby harus bermain dalam tiga set dan menyudahi perlawanan Sung Hyun/Ha Na dengan skor 15-21, 21-11, 21-16.
Ganda campuran Indonesia yang menempati peringkat sembilan dunia itu kehilangan game pertama 15-21 meskipun sempat memberikan perlawanan 7-5, 8-7, 9-8, 10-9, dan 11-10.
Selepas tertinggal 2-3, 3-5, dan 4-6, pada game kedua, pasangan ini terus melesat 12-9, 14-10 hingga menang 21-11.
Pasangan Praveen/Debby kembali menunjukkan keunggulan permainan mereka pada game ketiga 13-10, 16-12, 17-13, 18-14 hingga menang 21-16 meskipun tertinggal pada awal permainan.
"Kami sudah berdiskusi dengan pelatih dan memberikan saran untuk kami. Kami tinggal menerapkan sarannya. Pada game pertama, kami juga sudah menerapkan strategi permainan dengan benar. Tapi, permainan kami terbaca oleh lawan," kata Debby.
Debby kemudian menuruti saran pelatih ganda campuran pelatnas PBSI Richard Mainaky untuk mengubah pola permainan pada game kedua dan ketiga.
"Kami dapat mengubah pola permainan dan keluar dari tekanan permainan lawan. Sebaliknya, lawan justru terbawa pola permainan kami," kata Debby.
Kemenangan itu sekaligus menyamakan kedudukan Praveen/Debby menjadi 3-3 dalam catatan pertemuan mereka dengan pasangan Ko/Kim. Di perempat final, Praveen/Debby akan menghadapi pasangan unggulan pertama tuan rumah Zhang Nan/Zhao Yunlei yang mengalahkan pasangan Lee Yong Dae/Lee So He dengan skor 17-21, 21-13, 21-16. (Antara)
Berita Terkait
-
Rilis PBSI dalam Skuad Asian Games 2026 Diwarnai Sebuah Kejutan
-
PBSI Bawa 20 Atlet Bulu Tangkis Indonesia di Asian Games 2026, Siapa Saja?
-
Terapkan Sistem Skor Baru BWF, UNS dan UII Berjaya di Campus League Badminton Semarang 2026
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Lewat wondrX 2026, BNI Perkuat Kedekatan Penggemar dengan Para Bintang Bulu Tangkis
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak
-
Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif
-
Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
-
Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau
-
Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50
-
Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif
-
BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan
-
BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan
-
BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda
-
BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset