Suara.com - Tim Operasi Pekat Polda Jambi membekuk sebanyak 12 warga yang sedang bermain judi disalah satu tempat atau rumah judi ilegal dikawasan Kota Jambi.
Ke-12 warga itu ditangkap saat polisi menggelar operasi "penyakit masyarakat (Pekat) II Siginjai Polda Jambi 2015". kata Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Kuswahyudi Tresnadi di Jambi, Jumat (13/11/2015).
Mereka itu ditangkap di kawasan Pasar Hongkong dan Lorong Gerobak, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi. Operasi Pekat 2015 Polda Jambi digelar dalam rangka operasi cipta kondisi jelang pilkada, natal dan tahun baru.
Selama dua hari sejak digelarnya operasi Pekat tersebut, pihak Polda Jambi sudah mengamankan puluhan pelaku.
Operasi Pekat yang digelar 9-26 November 2015, sasarannya adalah tindak kejahatan penyakit masyarakat seperti judi, miras dan lainnya.
Para pelaku judi yang ditangkap polisi itu setelah diperiksa di Mapolda Jambi. Bila barang bukti cukup akan diproses dan bila tidak terbukti maka akan dibuatkan pernyataan dan dilakukan pembinanaan. (Antara)
Berita Terkait
-
OJK Kaji Penguatan Pengawasan Rekening Judi Online, Lebih dari 33 Ribu Sudah Diblokir
-
Satpam Supermarket di Tambora Ditangkap Usai Gasak Sembako Rp 70 Juta untuk Judi Online
-
Demam Piala Dunia 2026: Filipina Darurat Kecanduan Judi Online
-
Judi Berkedok Permainan Anak Timezone Dibongkar di Jakarta, DPR Minta Bandar Dikejar
-
Penyebab Investor Asing Malas Masuk ke Pasar Saham RI, Karena Judi Bola Piala Dunia?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan