Suara.com - Pihak terpidana kasus terorisme, Abu Bakar Ba'asyir, siap menghadirkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, serta Ketua Palang Merah Mer-C, Jose Rizal, sebagai saksi meringankan terkait persidangan peninjauan kembali kasus yang menjeratnya.
"Habib Rizieq dan Dokter Jose memang kita sudah minta untuk hadir sebagai saksi yang kita anggap sebagai novum," ungkap Kuasa Hukum Ba'asyir, Achmad Michdan, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (17/11/2015).
Menurut Michdan, kedua orang tersebut mengetahui mengenai dana yang dihimpun oleh Ba'asyir. Nantinya, kata Michdan, keterangan dari kedua orang tersebut bisa menjadi novum atau bukti baru, untuk mengungkap fakta sebenarnya mengenai dana yang diduga dikucurkan untuk kegiatan pelatihan militer di Pegunungan Jantho, Aceh Besar.
"Karena ustadz Abu itu sempat menghimpun dana, dana yang ia himpun buat infak itu disalurkan ke kegiatan di Aceh, dan itu dianggap sebagai peranan beliau," katanya.
Menurut Michdan, pihaknya juga menilai ada yang janggal mengenai besaran dana miliaran rupiah yang diduga mengalir ke pelatihan militer di Aceh.
"Tapi jumlahnya ini yang menarik. Awal kasus ini mencuat, dikatakan ustadz Abu mendanai pelatihan militer di Aceh hingga Rp2 miliar. Padahal dalam faktanya, dana yang dihimpun hanya mencapai Rp40-50 juta saja," katanya.
Michdan pun mengklaim jika dana yang dikumpulkan kliennya itu semata-mata untuk kepentingan kemanusiaan.
"Beliau (Ba'asyir) kan selalu menghimpun dana untuk infaq, dan itu terhimpun dari banyak masyarakat. Seperti misalnya di Palestina, beliau menghimpun dana hingga Rp250 juta. Oleh karena itu, kami akan hadirkan dokter Jose yang biasa menyalurkan dana yang dihimpun ustadz Abu ke Palestina," katanya.
Lebih lanjut, Michdan pun mengatakan memiliki bukti mengenai dana yang dikucurkan untuk kegiatan kemanusiaan di Palestina.
"Iya, ada buktinya bahwa itu digunakan untuk kegiatan Mer-C dan disalurkan ke Palestina. Itu akan dihadirkan di sidang," katanya.
Selain menghadirkan Habib Rizieq dan Dokter Jose, pihaknya menurut Michdan, juga akan menghadirkan tiga saksi yang terlibat dalam kasus serupa dan telah mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Namun, Michdan belum mau membeberkan ketiga nama saksi tersebut.
"Ada tiga saksi yang berdomisili di Nusakambangan. Nanti saja itu (siapanya). Tapi tiga saksi itu terpidana dalam kasus yang sama," tegas Michdan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat