Suara.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PPP, Abraham Lunggana alias Lulung, mengaku tidak ingin lagi ke depannya ada Gubernur DKI seperti Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
"Kita nggak mau lagi punya Gubernur seperti yang sekarang," kata Lulung di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (19/11/2015).
Lulung berharap, calon Gubernur DKI selanjutnya dapat diselidiki oleh beberapa lembaga independen, termasuk dari segi kesehatan.
"Misalnya, kesehatanya dicek. Psikis-psikisnya juga," kata Lulung sambil tertawa.
Ketika ditanya penilaian dalam angka 1 sampai 10 setelah Ahok menjadi Gubernur DKI, Lulung memberi angka di bawah 6.
"Kalau gue nilai kinerja Ahok (selama satu tahun), nilainya 5,5. Karena Ahok tidak mampu menjalankam roda pemerintahan, dan nggak sesuai harapan masyarakat," kata Lulung.
"Kalau masyarakat ini kan mau pembangunan harus berjalan. Kalau penyerapan hanya 34 persen, artinya Ahok tidak representatif menjalankan roda pemerintahan," tegas Lulung menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
Terkini
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri
-
Saksi Ungkap Alur Setoran Uang Pemerasan K3 Sampai ke Direktur Jenderal Kemenaker
-
PGRI Miris Penyebutan Honorer Hanya untuk Guru: TNI, Polri, Jaksa, DPR Tak Ada Honorer
-
Mendagri Tegaskan Pemda dan Forkopimda Siap Dukung Implementasi Program Prioritas Presiden
-
Disindir Soal Ingin Tanam Sawit, Prabowo: Semua Pemimpin Negara Minta ke Saya!
-
Video Viral Bongkar Dugaan Manipulasi BAP, Penyidik Polsek Cilandak Diperiksa Propam
-
Sidang Korupsi Digitalisasi Pendidikan Makin Panas, Saksi Beberkan Bagi-Bagi Uang Proyek Chromebook
-
Guntur Romli PDIP Sebut Jokowi Bukan Lagi Teladan, Hanya Mementingkan Syahwat Kuasa dan Dinasti
-
Pernah Dipidana Kasus Terorisme, Jaksa Pertanyakan Izin Beracara Munarman di Sidang Noel Ebenezer