Fahmi Zulfikar (tengah) usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim terkait kasus pengadaan UPS. (Antara/Reno Esnir)
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi partai Hanura Fahmi Zulfikar menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS) pada APBD-P DKI Jakarta 2014 di Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri. Oleh penyidik, Fahmi ditanyai seputar pembahasan APBD Perubahan tentang pengadaan UPS.
"Tadi ada sekitar 56 pertanyaan tentang pembahasan APBD," kata Fahmi usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim, Jakarta, Selasa (24/11/2015).
Fahmi pun mempertanyakan penetapannya sebagai tersangka kepada penyidik. Dia mengaku kooperatif dengan memberikan keterangan tentang yang ia ketahui mengenai perkara ini.
"Saya sudah sampaikan semua ke sana (penyidik), mereka masih pendalaman. Sebagai warga negara yang baik saya harus patuh, saya harus jalani proses hukum ini," ujarnya.
Saat ditanya apakah ada anggota DPRD lain yang terlibat, Fahmi enggan membeberkan. Dia mengaku tidak tahu siapa saja anggota dewan lain yang terlibat dalam kasus ini.
"Saya berbicara apa yang saya tahu, tidak bisa membicarakan yang tidak saya ketahui karena apa yang saya bicarakan ada konsekuensi hukum," imbuhnya.
Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim menetapkan Fahmi Zulfikar dan M. Firmansyah mantan anggota DPRD DKI dari Fraksi Demokrat sebagai tersangka perkara dugaan korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS) pada APBD-P DKI Jakarta 2014. Dengan demikian ada empat orang yang telah ditetapkan tersangka dalam perkara tersebut. Dua tersangka lain dari unsur eksekutif, yaitu Alex Usman dan Zaenal Soleman.
Alex merupakan mantan Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat, sedangkan Zaenal adalah mantan Kepala Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat.
Komentar
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Komunitas Kretek Desak Pemerintah Tak Telan Mentah-mentah Narasi Anti-Tembakau Global
-
Unsur Pidana Ditemukan! Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul Naik Penyidikan
-
Jakbar Bukan Gotham City! Wali Kota Iin Klaim Kriminalitas Tidak Lebih Tinggi dari Wilayah Lain
-
PT MMSGI Tegaskan PT MMS yang Diperiksa Bareskrim Bukan Bagian dari Grup Mereka
-
Awas Macet! Jalan Lenteng Agung Arah Depok Ditutup Sore Ini, Rute Transjakarta Dipangkas
-
Api Misterius di Sleman Bukan Dipicu Metana? Peneliti UGM Soroti Peran Gas Hidrogen
-
Kasus Korupsi Gus Yaqut Dilimpahkan ke Pengadilan Usai Musim Haji
-
Teror Api Misterius Sleman: Sampel Gas Jadi Kunci, Baju Bisa Terbakar Sendiri
-
Kabar Baik! Jalur Lenteng Agung yang Amblas Bisa Dilalui Normal Besok Pagi
-
Kasus Korupsi Haji, KPK Segera Jebloskan Bos Maktour dan Eks Ketum Kesthuri ke Sel