Suara.com - Turki menyatakan tidak mengetahui bahwa yang ditembaknya adalah pesawat tempur Rusia. Apalagi, pesawat tersebut tidak merespon saat diperingatkan. Demikian pernyataan Angkatan Bersenjata Turki pada Rabu (26/11/2015).
Atas insiden tersebut, militer Turki mengundang atase militer Rusia di Ankara pada Selasa (25/11/2015) kemarin, untuk menjelaskan ihwal penembakan tersebut.
Militer Turki menjelaskan bahwa pihaknya terpaksa menembak jatuh jet Rusia akibat pilot mengacuhkan peringatan yang disampaikan hingga 10 kali.
Militer Turki juga menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menemukan dari menolong pilot Rusia yang sempat meloloskan diri menggunakan parasut.
Sebelumnya, Angkatan Udara Turki menembak jatuh satu pesawat pembom Rusia, Su-24, di garis depan di dekat perbatasan Turki-Suriah. Turki menyatakan pesawat Rusia telah melanggar wilayah udara Turki.
Namun, Rusia membantah pernyataan Turki. Rusia menegaskan bahwa pesawatnya masih berada di wilayah udara Suriah ketika ditembak jatuh. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam