Suara.com - Badan Reserse Kriminal Mabes Polri kembali memeriksa Direktur Utama PT. Pelindo II Richard Joost Lino, Senin (30/11/2015). RJ Lino diperiksa untuk yang ketiga kalinya sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan mobile crane.
Lino yang datang sendirian enggan berkomentar kepada awak media. Tiba di Gedung Bareskrim, dia langsung masuk menemui penyidik.
"Iya Pak Lino sekarang sedang menjalani pemeriksaan," kata Fredrich Yunadi, kuasa hukum RJ Lino saat dikonfirmasi.
Rabu (25/11) pekan lalu Lino tidak memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa. Ia beralasan tidak bisa hadir karena sedang dipanggil Menteri BUMN Rini Soemarno.
"Iya ada jadwal pemeriksaan sejak pukul 09.00 WIB, tetapi pagi-pagi tadi beliau mendadak dipanggil Meneg BUMN. Jadi diganti minggu depan," ujar Fredrich pekan lalu.
Sebelumnya beberapa waktu lalu, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan pemeriksaan Lino untuk mendalami kasus sebelum menentukan tersangka baru.
"Apakah ada tersangka baru atau tidak tergantung dari alat bukti," kata Badrodin.
Dalam kasus ini, penyidik telah memeriksa puluhan saksi. Bareskrim juga telah berkoordinasi dengan Badan Pemeriksaan Keuangan untuk mengetahui kerugian negara.
Berita Terkait
-
Pelindo II Somasi Bahana Soal Laporan Perpanjangan Kontrak JICT
-
Tak Penuhi Panggilan Bareskrim, Lino Pilih Ketemu Menteri BUMN
-
Pelindo II Berkeras Pengadaan 10 Crane Telah Sesuai Prosedur
-
Pansus Pelindo II Minta Valuasi DB Terkait Terminal Peti Kemas
-
Faisal Basri Desak Pansus Panggil OC Komisaris Pelindo II
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Meski SP3 Rismon Terbit, Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ijazah Jokowi Belum Selesai
-
Menhut Ungkap Strategi Baru Penguatan Pasar Karbon Nasional,
-
Izin Periksa Pelaku Tak Kunjung Turun, TNI Halangi Langkah Komnas HAM Usut Teror Aktivis KontraS?
-
Marak Pejabat Korupsi Gegara Biaya Politik Mahal, KPK Usul Reformasi Pembiayaan Kampanye
-
103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Diumumkan, Ini Daftar Lengkapnya
-
Lonceng Kematian Kelas Menengah? Riset Sebut Populasinya Sisa 16,9%, Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Begal Gambir dan Ironi Residivisme: Ketika Jalanan Terasa Lebih 'Menerima' Daripada Dunia Kerja
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara dan Ayahnya Segera Disidang
-
Rapat Internal Tertunda, Komisi II DPR Ungkap Ternyata RUU Pemilu Belum Ada Naskah Akademik