Suara.com - Pembangunan gedung Kementerian Pertahanan RI memakan korban empat orang staf pegawai Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Senin (30/11/2015) siang.
Para korban yang tengah berada di gedung Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Kemenko Polhukam terimpa bahan bangunan dari pembangunan gedung Kemhan yang letaknya bersebelahan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Para korban terdiri tiga orang staf pegawai Kemenko Polhukam dan satu pekerja kantin setempat.
Bahan bangunan yang jatuh dan menimpa korban itu berupa besi baja. Keempat korban itu bernama Nur Araz Arief, Wika, Fajar dan Suryanto. Sebagian dari mereka menderita luka-luka dikepala.
"Tadi ada besi baja dan bahan berat bangunan gedung Kemhan Jatuh dan menimpa empat orang korban. Selain itu ada delapan sepeda motor yang juga terkena jatuhan besi baja," Wakil Kapolsek Gambir, Kompol Nababan di lokasi.
Atas peristiwa itu, Polisi memeriksa pimpinan proyek pembangunan gedung Kemhan. Sedangkan korban telah dibawa ke Rumah Sakit untuk menjalani perawatan.
"Kami sedang minta keterangan dari pihak kepala proyek. Kasus ini masih kami dalami," terangnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal