Suara.com - Sebuah mobil sedan merek BMW diamuk massa karena menyenggol 2 pemotor. Bukannya, minta maaf, supir mobil malah melarikan diri.
Kepala Polisi Sektor Tebet Komisaris polisi Nurdin memastikan pemilik sedan abu-abu bernomor polisi B 8521 QH itu dalam keadaan mabuk saat mengemudikan. Nama pemilik mobil itu Adhi Suryadharma yang berusia 31 tahun.
Nurdin menjelaskan kejadian itu berlangung Rabu (25/11/2015) sekitar Pukul 23.00 WIB. Menurut pengakuannya ke polisi, Adhi habis minum alkohol di kawasan Kuburan Cina di Menteng.
"Dengan kondisi tidak sadar, di bawah jembatan layang Tebet barat ada sepeda motor tersenggol oleh pelaku," kata Nurdin
Adhi pun panik. Dia kabur dan dikejar oleh beberapa pemotor. Kaca belakang mobil dihancurkan pemotor menggunakan helm.
"Saat menyenggol motor kedua Di ujung Jalan Minangkabau, rekanyya sudah kabur yang duduk disebelahnya bukan berhenti malah putar balik kembali, ke arah Tebet barat. Saat lampu merah dia masuk ke dalam gang di situlah mobil dirusak," kata Nurdin.
Mobil itu saat ini disita di polsek Tebet. Keadaan mobil sendiri dengan kaca belakang yang remuk dan pecah setelah diamuk warga dan Adhi pengemudi yang menyenggol Dua kendaraan Bermotor juga telah disita di Polisi sektor Tebet, Jakarta Selatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi