Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengunggah hasil pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2016 ke website www.jakarta.go.id.
"Sudah, kita sudah publish, bisa masuk ke Jakarta.go.id, sudah semua yang kita ajukan KUA-PPAS sampai lembar ketiga sudah ada," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (1/12/2015).
Setelah diunggahnya dokumen pembahasan KUA-PPAS 2016 yang telah direvisi oleh Ahok beserta Tim Anggaran Pemerintah Daerah DKI Jakarta maka masyarakat bisa melihat seluruh kegiatan dari masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah.
"Harus dinggat bagi kita, KUA-PPAS yang kita masukkan ini, sebetulnya sudah mirip APBD, langsung angka semua lengkap. Makanya pembahasan KUA-PPAS ke APBD bisa cepet," katanya.
Mantan Bupati Belitung Timur itu berharap tanggal 22 Desember 2015 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah bersama dengan pemerintah DKI dapat menggelar paripurna dan ketuk palu APBD DKI 2016.
"Kenapa begitu cepet, karena lama di KUA-PPAS kan, kenapa kalau dulu KUA-PPS cepet karena nggak ada angkanya, angkanuya di APBD, jadi lihat saja KUA-PPAS kami, sudah lengkap semua," kata Ahok.
Ahok menjelaskan setelah dirinya bersama TAPD melakukan penyisiran anggaran yang diusulkan masing-masing SKPD selama sebelas hari terakhir berhasil menghemat anggaran sekitar Rp4 triliun.
"Lalu (anggaran penghematan) kita masuki lagi ke mana-mana, termasuk kita buat naikkin gaji (PHL dan PPSU) Rp3,1 juta, kita beli mesin-mesin untuk negerjain semua kecamatan, jadi pemborong kita sekarang, karena semua swakelolah, itu lengkap semua, kita udah paparkan keJakarta.go.id," jelas Ahok.
Berita Terkait
-
Kesaksian Ahok Ungkap Borok Tata Kelola Pertamina 20132024, Pengamat Desak Kejaksaan Lakukan Ini
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung Ditawari Sewa Rusun Milik Pemprov DKI
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Tak Semua Minyak Dalam Negeri Bisa Diolah, Ahok: Peningkatan Impor Bukan Penyimpangan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
Terkini
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Jakarta Barat
-
Mensos Gus Ipul Tekankan Penguatan Data untuk Lindungi Keluarga Rentan
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Prabowo Dijadwalkan Bertemu Donald Trump di AS, Bahas Tarif Impor dan Board of Peace
-
Kemensos - BGN Matangkan Program MBG Lansia dan Disabilitas
-
Panduan Lengkap Daftar Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Cetak Kartu SNBP 2026
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris