Ratusan Mahasiswa Aliansi Mahasiswa Papua ( AMP ) yang menggelar unjuk rasa terkait peringatan 1 Desember Kebebasan Papua, di Hotel Indonesia pagi tadi pukul 10.00 WIB diamankan ke Polda Metro Jaya. Langkah ini diambil setelah aksi unjuk rasa berakhir ricuh.
Pantauan suara.com, para demonstran dibawa ke Polda Metro Jaya dengan menggunakan 3 bus metro mini dan 2 orang demonstran dibawa dengan menggunakan mobil resmob Polda Metro Jaya.
"Belum ada konfirmasi tentang terkait para demontrsan dibawa kesini saya saat ini mendamingi mereka untuk melakukan pendataan terhadap demonstran yang dibawa," kata Ikhsan, kuasa hukum dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta saat ditemui di Polda Metro Jaya, Selasa (1/11/2015).
Ikhsan juga menyampaikan aksi mereka hanya ingin menyampaikan aspirasi tentang peringatan Papua merdeka yang jatuh pada 1 Desember, Selain itu dalam Peringatan tersebut satu orang tewas di Nabire, Papua Barat.
Lebih lanjut, Terlihat Sejumlah Anggota kepolisian menyita sejumlah atribut para demonstran yang bertuliskan Free West Papua, dan juga menyita satu unit sepeda motor milik Demonstran. Dan mereka juga di periksa satu persatu dan di data di Polda Metro Jaya.
Berita Terkait
-
Lawan Balik! Kortastipidkor Polri Siap Hadapi Praperadilan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Kasus Promosi Vape Libatkan Anak, Polisi Bakal Periksa Bigmo dan Produsen Liquid Tazelab
-
3 WNI Korban TPPO Dipulangkan! Sempat Tergiur Iming-iming Gaji ART Rp7 Juta di Turki
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ajak Demo Turunkan Presiden Lewat TikTok, Wanita di Ciamis Diciduk Polisi
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pagelaran Sabang Merauke 2026 Hadirkan Hikayat Srikandi Nusantara, Libatkan 1.700 Seniman
-
Kecelakaan Maut Tol Cipali: Anggota DPRD Tangsel Ahmad Andi Wibowo Meninggal Usai Tabrak Truk
-
Bahlil Ubah Kuota RKAB Minerba 2026, Perusahaan Setor Royalti Terbesar Diprioritaskan
-
Remember Fest x Cube Concert Siap Gebrak Jakarta dengan Nostalgia dan Inovasi
-
Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo
-
Apakah Pakai Tinted Sunscreen Aman untuk Kulit Berjerawat? Simak Jawabannya di Sini!
-
Kaki Hilang dan Tangan Terikat, Jasad Mutilasi di Depok Ditemukan Saat Warga Bakar Karung
-
Geger di Garut! Dendam Lama Berujung Pembacokan, Pria Serang Kerabat Pakai Golok
-
KPK Geledah Kantor Imigrasi Jaksel, Usut Kasus Gratifikasi Eks Wamen Silmy Karim
-
MBG Telan Korban, BGN Naikkan Status Kasus dan Sanksi Tegas Pelaku