Suara.com - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) menggelar persidangan kasus Ketua DPR Setya Novanto. Sebuah TV besar dipasang di depan ruang sidang di Gedung DPR Jakarta.
Agenda hari ini memeriksa Menteri ESDM Sudirman Said sebagai pengadu. Sidang itu disiarkan langsung TV parlemen yang ditayangkan hanya di gedung DPR.
"Terbuka itu, teman-teman tidak boleh masuk ke dalam. Hanya ditayangkan di TV MKD saja, tapi itu nanti akan dibahas di setiap persidangan," ujar Surahman sebelum sidang dimulai.
Pantauan di lokasi, televisi ini dipasang di depan MKD. Pewarta dan pengunjung pun menonton jalannya persidangan dari televisi ini. Bahkan, banyak juga pengunjung yang merekam jalannya sidang dari televisi ini.
Untuk diketahui, televisi ini dipasang bukan pertama kali. Dalam sidang kasus Krisna Mukti televisi ini dipasang. Pemasangan televisi ini untuk menyiarkan jalannya persidangan yang digelar terbuka. Saat sidang tertutup, televisi ini tidak dipasang.
Sudirman Said merupakan orang yang pertama kali bersidang dalam perkara ini. Sudirman melaporkan Ketua DPR Setya Novanto ke MKD karena melakukan pencatutan nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dalam perpanjangan kontrak PT. Freeport Indonesia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Bukan Hanya Soal Huntara, Ternyata Ini 4 Masalah Mendesak di Aceh Menurut Satgas Galapana DPR
-
8 Orang Termasuk Pegawai Pajak Diamankan saat KPK Gelar OTT di Jakarta
-
Skandal Pajak Jakut Terbongkar: OTT KPK Sita Gepokan Uang dan Valas, Oknum Pegawai Pajak Diringkus
-
Gelar Rapat Lagi di Aceh, Satgas Pemulihan Pascabencana DPR Serahkan Laporan Kordinasi ke Pemerintah
-
Main Mata Nilai Pajak, Oknum Pegawai DJP Tak Berkutik Terjaring OTT KPK
-
LBHM Beri 4 Catatan 'Pedas' untuk Indonesia yang Baru Saja Jadi Presiden Dewan HAM PBB
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari