Suara.com - Sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) diskors pukul 00.10 WIB, Jumat (4/12/2015). Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia Maroef Sjamsoeddin diperbolehkan meninggalkan ruangan sidang. MKD selanjutnya melakukan rapat internal.
Maroef diperiksa MKD sebagai saksi pada kasus pencatutan nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dalam perpanjangan kontrak PT. Freeport Indonesia yang dilaporkan Menteri ESDM Sudirman Said.
Pencatutan nama presiden dan wakil presiden diduga melibatkan Ketua DPR RI Setya Novanto dan pengusaha minyak Muhammad Riza Chalid.
"Sidang kita skors, kita rapat internal," kata pimpinan sidang, Wakil Ketua MKD Junimart Girsang.
Sebelum ditutup, Anggota MKD dari Fraksi Nasdem Akbar Faisal mempermasalahkan soal transkip yang berbeda dengan rekaman yang diputar. Kesalahan itu terjadi karena dalam rekaman, berbunyi mirip suara Setya Novanto, tapi dituliskan dalam transkip yang bersuara adalah Maroef.
Akbar pun meminta supaya rekaman asli yang kata Maroef sudah diberikan kepada Kejaksaan Agung, untuk dihadirkan di dalam persidangan.
Sebaliknya, Junimart menilai pemeriksaan Maroef sebagai saksi sudah cukup. Jika bukti rekaman sudah otentik, selanjutnya akan dibawa ke ranah internal MKD untuk menjadi pertimbangan untuk memutuskan kasus ini.
"Saya tetap minta bukti otentiknya," timpal Akbar menanggapi Junimart.
Junimart kembali memberikan penegasan, bahwa permintaan Akbar akan dimasukan kepada pertimbangan MKD dalam memberikan keputusan. Menurut Junimart, jika tidak pembahasan soal substansi kasus, persidangan hari ini dianggap selesai.
"Clear ya. Sidang ditutup," kata Junimart lalu mengetuk palu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan