Suara.com - Calon Wali Kota Tangerang Selatan nomor urut 3, Airin Rachmi Diany menanggapi sebuah petisi yang mengajak tidak memilih calon kepala daerah dari Partai Golkar di Pilkada Serentak. Meski ada petisi itu, Airin tetap menang di Pilkada Tangsel.
Airin dan pasanganya, Benyamin Davnie didukung oleh Partai Golkar, Partai Nasdem, PKB, PAN, PKS dan PPP.
"Melihat hasil sementara, kayaknya, saya tidak perlu komentar," kata Airin dikediamannya, di Cluster Sutera Narada, Alam Sutera, Serpong Utara, Tangsel, Rabu (9/12/2015).
"Namun, kita tunggu hasil resminya dari KPU," tambahnya.
Dalam quickcount Charta Politica Airin-Davnie mendapatkan 60,2 persen. Angka ini mengungguli pasangan lain, Ihsan Modjo-Li Claudia 9,8 persen, dan Arsyad-Elvier 30 persen. Quick count ini dilakukan di 192 TPS yang targetnya 200 TPS dengan marjin eror 1 persen. Total, ada 2245 TPS yang tersebar di 7 kecamatan.
Ajakan #BoikotPartaiPapa itu sendiri berangkat dari kasus skandal Ketua DPR Setya Novanto. Politisi Golkar itu dilaporkan oleh Menteri ESDM Sudirman Said karena melakukan pencatutan nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dalam perpanjangan kontrak PT. Freeport Indonesia. Selain itu, Setya juga berupaya meminta jatah saham dari PT. Freeport Indonesia sebagai imbalan perpanjangan kontrak ini.
BACA JUGA:
Hasil Hitung Cepat, Pasha "Ungu" Unggul di Pilkada Palu
Suami Arumi Bachsin Menang Telak di Pilkada Trenggalek
Perempuan Misterius Ini Bikin Justin Bieber Tergila-gila
Mark Zuckerberg Suarakan Dukungan bagi Warga Muslim
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa
-
Karangan Bunga Hitam Putih KDM di HUT Jakarta Curi Perhatian, Ketua DPRD DKI: Unik