Suara.com - Pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir kembali kalah pada pertandingan penyisihan Grup A turnamen BWF World Super Series Finals 2015 yang digelar di Dubai, Uni Emirat Arab, Kamis.
"Kami sudah kalah dua kali jadi pasti sulit lolos ke semifinal. Saya memang banyak melakukan kesalahan pada pertandingan tadi. Saya bermain di bawah penampilan saya biasanya. Sejak kemarin, saya kurang percaya diri saat bermain," kata Tontowi selepas pertandingan di Dubai, seperti dikutip Tim Humas dan Media Sosial Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia dalam situs resmi mereka, Kamis malam.
Pasangan yang akrab disapa Owi/Butet itu kalah dari ganda campuran Hong Kong Lee Chun Hei Reginald/Chau Hoi Wah dalam pertandingan selama 30 menit dengan skor 14-21, 17-21.
Berdasarkan pertemuan-pertemuan sebelumnya, pasangan Indonesia itu lebih unggul dibanding Lee/Chau karena tercatat empat kali menang dari lima pertemuan.
Owi/Butet juga kalah dari pasangan Inggris Chris Adcock/Gabrielle Adcock pada pertandingan penyisihan Grup A yang berlangsung pada hari Rabu (9/12) dengan skor 21-17, 11-21, 22-24.
Pada pertandingan penyisihan terakhir grup A, Owi/Butet akan menghadapi pasangan unggulan Tiongkok Zhang Nan/Zhao Yunlei.
"Kami ingin bermain maksimal dan tidak memikirkan hasil," kata Tontowi.
Zhang/Zhao berhasil mengalahkan pasangan Chris/Gabrielle pada pertandingan Kamis dengan skor 21-17, 21-18.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi