Suara.com - Sebuah perusahaan real estate mencoret nama Donald Trump dari sebuah nama kompleks golf mewah di sana. Sebab capres Amerika Serikat itu mengeluarkan pernyataan SARA yang menyebutkan Islam di dunia radikal.
Kompleks golf senilai 6 miliar dolar AS itu tengah dibangun Trump. Di kompleks golf itu semua bertuliskan "Trump International Golf Club". Tulisan itu menggunakan kepingan logam berwarna emas.
nama itu ditempelkan di dinding batu taman di pintu masuk ke kompleks golf yang dibangun oleh Damac Properties. Namun nama itu sudah dihapus sejak Kamis lalu.
Namun 2 hari kemudian, nama itu sudah dipasang kembali. Damac menolak berkomentar soal penghapusan nama Trump itu.
Sebelumnya, miliarder Saudi Pangeran Alwaleed bin Talal juga berkomentar soal komentar Trump itu. Dia meminta Trump mundur dari bursa capres AS.
"Mundur dari pemilihan presiden AS karena Anda tidak akan pernah menang," pangeran dalam tweetnya. Pangeran Alwaleed pernah membeli sebuah kapal pesiar mewah 85 meter yang dari Trump pada tahun 1991. (Reuters)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!