Suara.com - Donald Trump meraih dukungan terbesar di antara bakal-bakal calon presiden dari Partai Republik, demikian hasil survei yang digelar oleh Reuters/Ipsos yang diumumkan Jumat (11/12/2015). Inilah survei pertama yang digelar setelah Trump mengajukan proposal larangan bagi umat Muslim untuk masuk ke AS.
Trump mendapat dukungan sebesar 35 persen dari para pemilih Partai Republik, yang tertinggi di antara bakal calon presiden lain dari partai konservatif itu. Ia telah memimpin perlombaan di antara kandidat Republik sejak awal pekan ini, meski ia mengatakan bahwa imigran dan wisatawan Muslim harus dilarang masuk ke AS.
Sebagian besar orang yang mengaku akan memilih kandidat Partai Republik pada pemilihan presiden AS November 2016 mengatakan mereka tak khawatir dengan pidato Trump. Hanya 29 persen dari pemilih yang mengatakan pernyataan Trump itu keliru. Sebanyak 64 persen mengaku tak bermasalah dengan proposal Trump.
"Dia hanya mengungkapkan apa yang ada dalam pikiran semua orang," kata Donna Fee (57) dari Missouri.
Fee, yang adalah seorang Republikan, mengatakan dia mendukung Trump dan sepakat dengan proposalnya yang kontroversial itu.
"Tetapi menurut saya harus ada orang yang bisa menyuruhnya lebih tenang. Menurut saya, dia perlu menyaring (kata-katanya)," lanjut Fee.
Tetapi, secara umum, lebih banyak pemilih di AS yang kecewa dengan pernyataan Trump. Sebanyak 47 persen pemilih mengatakan mereka tersinggung dengan pidato Trump dan 72 persen pemilih Partai Demokrat mengganggap Trump keterlaluan.
Adapun dalam survei itu, pakar bedah syaraf Ben Carson berada di urutan kedua di bawah Trump. Dokter kulit hitam itu mendapat dukungan sebesar 12 persen. Ia disusul oleh Senator Ted Cruz dari Texas dan Gubernur Florida, Jeb Bush, yang sama-sama mendapat dukungan 10 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas
-
Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi