Suara.com - Para perempuan di Arab Saudi, baru-baru ini memecahkan rekor Guinness World dalam hal kepedulian soal kanker payudara. Uniknya, rekor tersebut dipecahkan bersamaan dengan digelarnya pemilu, saat negara tersebut untuk pertama kalinya mengizinkan kaum perempuan untuk memberikan suaranya.
Para perempuan tersebut memecahkan rekor Guineess untuk pita manusia terbesar di dunia. Pita ini merupakan simbol internasional yang melambangkan kepedulian terhadap kanker payudara.
Seperti diketahui bersama, tanggal 12 Desember menjadi hari bersejarah bagi Arab Saudi. Lebih dari 100 ribu perempuan memberikan suaranya dalam pemilihan umum dan berdasarkan hasil awal, 20 kandidat perempuan memenangkan kursi di parlemen daerah.
Usai memberikan suara, banyak yang berkumpul di stadion sepak bola di Princess Noura University di Riyadh. Di tempat itu, organisasi 10KSA membagikan kerudung merah jambu dan meminta para perempuan membentuk formasi menyerupai pita raksasa.
Guinness World Records, lewat kicauan Twitter, menyatakan bahwa rekor sebelumnya, yakni pita rakasasa yang terbentuk dari 6.847 orang perempuan, dipecahkan oleh pita raksasa yang dibuat 8.264 perempuan di Arab Saudi.
Kepada Saudi Gazette, pegiat 10KSA Putri Reema Bint Bandar Al-Saud mengatakan bahwa perempuan yang hadir dalam acara pemecahan rekor tersebut "meyakini bahwa kesehatan holistik amat penting bagi masa depan".
"Kami adalah suara masa depan, dan jika kita merawat diri kita, akan ada masa depan yang cerah," katanya.
Kaum perempuan di Arab Saudi memang belum mendapat hak setara dengan kaum laki-laki. Mereka dilarang melakukan berbagai hal seperti menyetir, membuka rekening bank sendiri, atau bepergian tanpa ditemani lelaki.
Dua puluh kandidat perempuan yang memenangkan kursi dalam pemilu hari Sabtu hanya mewakili 1 persen dari 2.100 kursi dewan daerah yang diperebutkan. Kendati demikian, ini dipandang sebagai langkah maju kaum perempuan yang selama ini dilarang ikut ambil bagian dalam kegiatan politik. (Independent)
Berita Terkait
-
Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Menkes Budi: Cowok Perokok Red Flag, Perempuan Bakal Tanggung Risiko Kanker
-
Inovasi Terapi Kanker Kian Maju, Deteksi Dini dan Pengobatan Personal Jadi Kunci
-
Kisah Pasien Kanker Payudara Menyebar ke Tulang, Pilih Berobat Alternatif Dibanding Kemoterapi
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
DPRD DKI Kebut Penyelesaian 220 Ribu Berkas Tanah, Sertifikat Warga Jadi Taruhan
-
Wali Kota Bandung Ngamuk Gegara Penebangan Pohon: Jangan Ketawa Lu, Gue Segel Ini Tempat!
-
Bela Prabowo, Hasan Nasbi: Yang Dimaksud Kelompok Pembuat Gaduh
-
Geger! Penemuan Mayat Terendam di Cianjur, Berawal dari Sepasang Sepatu Bot
-
BGN Curiga Ada Oknum di Balik Dana Rp311,2 Miliar Nyasar ke Rekening SPPG Bermasalah
-
Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026
-
Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara
-
Bukan Sekadar Jago Debat, Ini Cara Mencetak Calon Diplomat dan Pemimpin Masa Depan Sejak Dini
-
Bulog Edukasi Masyarakat Kenali Mutu Beras, Pastikan Masyarakat Mendapatkan Informasi Tepat
-
Lari Sambil Selamatkan Bumi, PLN Electric Run 2026 Punya Misi Pangkas 24 Ton Emisi Karbon