Suara.com - Sebanyak empat korban meninggal akibat bentrok di sejumlah tempat di Kota Denpasar. Ini berawal dari bentrok antarnarapidana di dalam Lembaga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kerobokan, Kabupaten Badung, Kamis (18/12/2014) malam.
Bentrokan narapidana dari dua ormas yang berbeda mengakibatkan seorang meninggal yang kemudian memicu bentrok di beberapa tempat di kota Denpasar hingga seluruhnya menelan empat korban jiwa.
"Ada empat korban tewas yang kami terima akibat bentrokan antarormas itu," kata seorang Petugas Forensik RSUP Sanglah Denpasar yang tidak mau disebutkan namanya, di Denpasar.
Bentrokan kedua ormas itu antara lain terjadi di Jalan Teuku Umar Denpasar yang menyebabkan seorang lagi tewas di tempat dan sejumlah mengalami luka-luka yang segera dilarikan ke RSUP Sanglah Denpasar. Bentrokan juga terjadi di Jalan Mahendrata Denpasar dan Kawasan Renon yang mengakibatkan sejumlah korban luka-luka.
Sejumlah korban luka-luka setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah, Denpasar. Dua lagi meninggal. Sehingga totalnya menjadi empat orang.
Pantauan Antara di RSUP Sanglah, dua korban yang tewas mengenaskan itu yakni Robot dan Dore yang merupakan korban bentrokan tewas di Lapas Kerobokan, Denpasar.
Kemudian, dua korban tewas yang baru akibat bentrok di Jalan Teuku Umar Denpasar, saat menjalani perawatan di RSUP Sanglah belum diketahui identitasnya.
"Jenazah masih dititipkan di kamar jenazah," katannya.
Sedangkan, lima korban luka-luka saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUP Sanglah, diantaranya Putu Semal dan Doglet yang mengalami luka tebas pada ketiak kiri dan kanan.
Di depan ruang jenazah RSUP Sanglah dan IGD rumah Sakit itu, tampak puluhan petugas berjaga. Sebelumnya, dikabarkan terjadi bentrokan antara dua kubu ormas yang menghuni Lapas Kerobokan, Pukul 16.00 WITA dan berlanjut bentrokan terjadi di Jalan Teuku Umar, Denpasar, Pukul 17.45 WITA. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak
-
Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif
-
Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
-
Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau
-
Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50
-
Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif
-
BRI: Teknologi Digital Harus Bantu Generasi Muda Kelola Keuangan
-
BRI Dorong Generasi Muda Kelola Penghasilan untuk Bangun Aset Masa Depan
-
BRI Dorong Financial Growth Mindset Bagi Masa Depan Generasi Muda
-
BRI: Semakin Awal Menabung dan Investasi, Semakin Panjang Waktu Bangun Aset