Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menyatakan pihaknya akan mengawal kepastian pembangunan parik pengolahan konsentrat (smelter) di Papua, meski dalam waktu dekat hal tersebut belum mungkin direalisasikan.
"2017 membayangkan smelter di Papua, tidak realistis. Tapi usaha dari pemda, dari Dinas ESDM akan kita jaga," ujar Sudirman di Jayapura, Senin (21/12/2015).
Dijelaskan Sudirman, untuk membangun smelter di suatu daerah, diperlukan fasilitas penunjang yang memadai dan di Kabupaten Mimika kapasitas energi yang diperlukan belum memadai.
"Smelter tetap tidak bisa lepas dari skala ekonomi. Dulu sudah disepakati kalau memang Timika dianggap layak untuk dibangun smelter, maka Freeport akan memberikan alokasi konsentrat," ucap dia.
"Kalau bicara mengenai kelayakan, untuk membangun smelter harus ada listrik, sementara di Papua belum ada, jadi untuk solusi antara ada ekspansi di Gresik, tapi nanti pada waktunya kalau komitmen sudah kuat, ya kita bangun," sambungnya.
Hanya ia memastikan, ketika smelter telah terbangun di Papua, maka PT Freeport Indonesia akan mengalokasikan sejumlah konsentrat mentahnya.
"Begitu di Papua ada smelter maka 900 ribu ton konsentrat akan dialokasikan. Kami berkewajiban untuk menjaga itu," ucap Sudirman. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Prabowo Soal Bantuan Bencana: Pemerintah Terbuka, Asal Tulus dan Jelas Mekanismenya
-
Palak Pedagang Pakai Sajam, Dua Preman 'Penguasa' BKT Diringkus Polisi
-
Mendagri Tito Dampingi Presiden Tinjau Progres Pembangunan Infrastruktur di Tapanuli Selatan
-
Hadapi 7.426 Kasus Narkoba, Pemprov DKI Siapkan Tiga Strategi Utama di 2026
-
Blak-blakan Prabowo, Ini Alasan Banjir Sumatra Tak Jadi Bencana Nasional
-
Tak Punya SIM, Pengemudi Civic Hantam Separator dan Bus TransJakarta di Bundaran HI
-
Demokrat Murka SBY Dituduh Dalang Ijazah Palsu Jokowi, Akun TikTok Diberi 3 Hari untuk Minta Maaf
-
Tunjukkan Empati, Warga Bukittinggi Rayakan Tahun Baru di Jam Gadang Tanpa Pesta Kembang Api
-
Kemenag Serahkan Bantuan Rp10,2 Miliar untuk Penyintas Banjir Sumatra Barat
-
Polisi Selidiki Teror ke DJ Donny, dari Kiriman Bangkai Ayam hingga Bom Molotov